Dobo, TM. – Dua warga Desa Longgar, Kecamatan Aru Tengah Selatan, Kabupaten Kepulauan Aru, yang menjadi korban bentrokan dengan warga Desa Apara, akhirnya tiba di Pelabuhan Rakyat Dobo, Jumat (2/1/2025) sekitar pukul 13.00 WIT.
Informasi yang diterima dari aparat keamanan, kedua korban sebelumnya dirujuk dari Puskesmas Longgar menuju RSUD Cendrawasih Dobo setelah mengalami luka akibat serangan senjata tajam jenis panah (anak ribel) dalam bentrokan antarwarga yang juga dilaporkan menimbulkan korban jiwa.
Korban pertama diketahui bernama Laurensius Djerwi TN (23), warga Desa Longgar. Ia mengalami luka robek pada kaki kiri serta lengan kanan. Sementara korban kedua, Abdul Haji Rahantan (56), juga warga Desa Longgar, mengalami luka panah pada bagian dada kiri.

Kedua korban dirujuk dari Puskesmas Longgar sejak pukul 04.00 WIT menggunakan satu unit speedboat menuju Kota Dobo dengan waktu tempuh sekitar 12 jam.
Dalam perjalanan, korban didampingi oleh satu anggota Polsek Longgar, satu tenaga medis Nusantara Sehat, serta sejumlah warga Desa Longgar.

Setibanya di Pelabuhan Rakyat Dobo, kedua korban langsung dijemput oleh personel Polres Kepulauan Aru yang dipimpin KBO Intelkam IPDA Nielsen Anderson Patty.
Selanjutnya, korban dibawa menggunakan ambulans Polres Kepulauan Aru dan ambulans RSUD Cendrawasih Dobo menuju rumah sakit.
Sekitar pukul 13.15 WIT, kedua korban tiba di RSUD Cendrawasih Dobo dan langsung mendapatkan penanganan medis oleh tim dokter.
Hingga saat ini, kondisi kedua korban dalam keadaan sadar dan masih menjalani perawatan. Salah satu korban telah dirujuk ke ruang radiologi, sementara korban lainnya masih berada di UGD RSUD Cendrawasih dalam kondisi stabil.
Polisi memastikan proses kedatangan dan penanganan korban berjalan aman dan lancar, serta terus melakukan monitoring situasi guna mengantisipasi kemungkinan gangguan keamanan, mengingat sejumlah keluarga korban juga berada di rumah sakit.
Sementara itu, berdasarkan keterangan tenaga medis di Desa Longgar, diduga terdapat korban lain dari pihak Desa Apara. Namun, mereka tidak dapat dirujuk ke Puskesmas Longgar karena faktor lokasi.
Kemungkinan hanya mendapat perawatan dari bidan atau tenaga kesehatan setempat. Kondisi ini dinilai perlu mendapat penanganan medis cepat guna mencegah jatuhnya korban tambahan.
Hingga berita ini diturunkan, aparat kepolisian masih melakukan pengamanan dan pengawasan ketat di sekitar RSUD Cendrawasih Dobo, serta siap melaporkan jika terdapat perkembangan situasi yang menonjol.(TM-02)















