Timesmalukucom
No Result
View All Result
Jumat, Maret 27, 2026
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
Subscribe
Timesmaluku.com
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
No Result
View All Result
Timesmaluku.com
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
Home Daerah

Hilang Kontak Saat Melaut, Nelayan Taniwel Seram Bagian Barat Dicari Tim SAR Gabungan

Redaksi TM by Redaksi TM
Januari 18, 2026
in Daerah
Tim SAR melakukan pencarian terhadap Nelayan Kasie, Seram Barat.

Tim SAR melakukan pencarian terhadap Nelayan Kasie, Seram Barat.

Ambon, TM — Seorang nelayan asal Desa Kasie, Kecamatan Taniwel, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Maluku, dilaporkan hilang kontak saat melaut sejak Kamis (15/1/2026) dini hari.

Baca Juga :

Warga Desa Ujir Mulai Rasakan Listrik PLTS, Dampak Ekonomi Masih Terbatas

Pemerintah Negeri Hative Besar Tunggu Keputusan Yayasan Terkait Pagar Sekolah dan Drainase

Warga Hative Besar Keluhkan Pembangunan Pagar Sekolah, Dikhawatirkan Picu Banjir

Hingga Minggu (18/1/2026), korban belum kembali ke darat sehingga Tim SAR Gabungan dikerahkan untuk melakukan pencarian.

Laporan kondisi membahayakan jiwa manusia itu diterima Command Center Basarnas Ambon pada Minggu (18/1/2026) pukul 03.10 WIT dari Sekretaris BPBD Seram Bagian Barat.

Kepala Basarnas Ambon, Muhammad Arafah mengungkapkan, korban diketahui bernama Kisman Latumapayahu (64), yang melaut menggunakan perahu katinting sekitar pukul 02.00 WIT.

Arafah mengatakan, pemerintah desa bersama keluarga korban kemudian meminta bantuan SAR karena hingga beberapa hari setelah melaut, korban tidak kunjung kembali dan tidak dapat dihubungi.

Merespons laporan tersebut, pada pukul 03.30 WIT, Tim Rescue Basarnas Ambon langsung bergerak menuju lokasi kejadian melalui jalur darat. Lokasi pencarian berada pada koordinat 2°45’34.52″ LS – 128°33’1.63″ BT, sekitar 177 kilometer dari Kantor SAR Ambon.

Setibanya di Desa Kasie pada pukul 11.14 WIT, Tim SAR Gabungan menggelar briefing operasi bersama unsur potensi SAR dan masyarakat setempat. Pencarian kemudian dibagi menjadi dua search and rescue unit (SRU).

SRU I, yang terdiri atas Basarnas, Brimob, dan Polairud, melakukan penyisiran menggunakan rubber boat sejauh sekitar 10 mil laut ke arah utara dari lokasi kejadian.

“Sementara SRU II, menggunakan longboat masyarakat dengan personel gabungan Basarnas, Brimob, dan warga, menyisir area hingga 40 mil laut ke arah yang sama,” ungkap Arafah.

Namun, hingga Minggu sore, upaya pencarian belum membuahkan hasil. Operasi SAR sementara dihentikan dan direncanakan dilanjutkan pada hari kedua, Senin (19/1/2026), dengan mempertimbangkan kondisi cuaca di lokasi pencarian.

Dalam operasi ini, kata dia, Tim SAR Gabungan melibatkan Basarnas (6 personel), Brimob (5), Polairud SBB (2), Babinsa (1), serta sekitar 20 warga setempat. Adapun peralatan yang digunakan antara lain truck personel, rubber boat, aqua eye,dan longboat masyarakat.

“Berdasarkan data cuaca, kondisi perairan saat pencarian terpantau berawan tebal, dengan angin barat laut–tenggara berkecepatan 10 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,25 meter,” tandas Arafah. (TM-02)

Tags: desa kasienelayan hilangseram bagian barat
Previous Post

Diduga Terseret Ombak, Nelayan Titawaai Hilang di Laut Nusalaut, Tim SAR Lanjutkan Pencarian

Next Post

Pemkot Salurkan 80 Kontainer dan 200 Etalase untuk UMKM

Berita Terkait

PLTS untuk pasokan listrik ke Desa Ujir, Kabupaten Aru.

Warga Desa Ujir Mulai Rasakan Listrik PLTS, Dampak Ekonomi Masih Terbatas

by Redaksi TM
Maret 26, 2026
0

  Aru, TM - Warga Desa Ujir, Kabupaten Kepulauan Aru, mulai merasakan manfaat kehadiran Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Terpadu...

Pembangunan pagar sekolah di Hative Besar, Kota Ambon.

Pemerintah Negeri Hative Besar Tunggu Keputusan Yayasan Terkait Pagar Sekolah dan Drainase

by Redaksi TM
Maret 26, 2026
0

  AMBON, TM – Pemerintah Negeri Hative Besar, Kecamatan Teluk Ambon, masih menunggu keputusan pihak Yayasan Advent terkait rencana pembangunan...

Pembangunan pagar sekolah di Hative Besar, Kota Ambon.

Warga Hative Besar Keluhkan Pembangunan Pagar Sekolah, Dikhawatirkan Picu Banjir

by Redaksi TM
Maret 26, 2026
0

  AMBON, TM – Warga Dusun Kamiri Gunung, Negeri Hative Besar, Kecamatan Teluk Ambon, mengeluhkan pembangunan pagar di lingkungan sekolah...

Next Post
Pemkot Salurkan 80 Kontainer dan 200 Etalase untuk UMKM

Pemkot Salurkan 80 Kontainer dan 200 Etalase untuk UMKM

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kantor Bank Maluku-Maluku Utara

SPPD Direksi Bank Maluku tak Wajar, Juga Fiktif, RUMMI Desak Polda Maluku Selidiki Kasusnya

April 10, 2025
Gafur Retob

Diingatkan Jangan Main Pindahkan Pedagang, LBH Muhammadiyah: Pemkot Ambon Siapkan Dulu Alternatifnya

April 15, 2025
Saleh Souwakil, Pengurus IMM Maluku

Kejaksaan Tinggi Diminta Usut Proyek Renovasi Rumah Jabatan Gubernur Maluku

Maret 9, 2025
Dialog Pemuda Muhammadiyah Maluku

Krisis Sampah di Ambon Makin Parah, Ketua KNPI Maluku:Cocok Dijuluki Ambon Badaki

April 12, 2025
LBH Fakultas Hukum Unpatti Raih Akreditasi B, Perkuat Komitmen Layanan Hukum Berkualitas

LBH Fakultas Hukum Unpatti Raih Akreditasi B, Perkuat Komitmen Layanan Hukum Berkualitas

0
Unpatti Kukuhkan Lima Guru Besar, Angkat Isu Perikanan dan Bahasa Inggris

Unpatti Kukuhkan Lima Guru Besar, Angkat Isu Perikanan dan Bahasa Inggris

0
Freddy Leiwakabessy, Rektor Unpatti

59 Peserta Ikuti Diklatsar Menwa Universitas Pattimura di Rindam XV Pattimura

0
Unpatti Gelar Seminar Eksplorasi Minyak dan Gas di Maluku

Unpatti Gelar Seminar Eksplorasi Minyak dan Gas di Maluku

0
Jamcab 2026 Jadi Ajang Penguatan Karakter dan Kreativitas Pramuka di Malra

Jamcab 2026 Jadi Ajang Penguatan Karakter dan Kreativitas Pramuka di Malra

Maret 27, 2026
PLTS untuk pasokan listrik ke Desa Ujir, Kabupaten Aru.

Warga Desa Ujir Mulai Rasakan Listrik PLTS, Dampak Ekonomi Masih Terbatas

Maret 26, 2026
Pembangunan pagar sekolah di Hative Besar, Kota Ambon.

Pemerintah Negeri Hative Besar Tunggu Keputusan Yayasan Terkait Pagar Sekolah dan Drainase

Maret 26, 2026
Pembangunan pagar sekolah di Hative Besar, Kota Ambon.

Warga Hative Besar Keluhkan Pembangunan Pagar Sekolah, Dikhawatirkan Picu Banjir

Maret 26, 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2024 Akurat, Terpercaya dan Berimbang

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik

© 2024 Akurat, Terpercaya dan Berimbang