AMBON, TM— Pemerintah Kota Ambon melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) menyalurkan bantuan berupa 80 unit kontainer dan 200 unit etalase kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kota Ambon.
Bantuan tersebut merupakan program Tahun Anggaran 2025 yang direalisasikan pada awal 2026.
Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena saat memimpin apel pagi Pemerintah Kota Ambon yang dirangkaikan dengan penyerahan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Tahun 2026 kepada perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD), Senin (19/1/2026), di Lapangan Apel Balai Kota Ambon.

Dalam kesempatan tersebut, Bodewin mengatakan bahwa bantuan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya sektor UMKM yang menjadi tulang punggung perekonomian lokal.
“Pemerintah kota terus berupaya memberikan dukungan nyata bagi pelaku UMKM agar mereka memiliki sarana usaha yang layak, tertata, dan mampu meningkatkan pendapatan,” kata Bodewin.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Ambon juga menjelaskan, bantuan kontainer dan etalase ini diperuntukkan bagi pelaku usaha yang beraktivitas di sejumlah Ruang Terbuka Publik (RTP) di Kota Ambon, seperti kawasan Koin, Explover, dan Ama Usul.
Menurut dia, program tersebut bertujuan mendorong pengembangan ekonomi kreatif masyarakat sekaligus menata kawasan publik agar lebih tertib dan nyaman.
“Bantuan ini diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal agar usaha masyarakat dapat terus berkembang dan memberikan penghasilan yang berkelanjutan bagi keluarga mereka,” ujarnya.
Ia menambahkan, seluruh penerima bantuan telah melalui proses verifikasi ketat secara by name by address, termasuk pengecekan jenis usaha yang dijalankan.
“Pemerintah Kota Ambon memastikan bantuan ini diberikan kepada masyarakat yang benar-benar memiliki usaha aktif dan membutuhkan dukungan untuk pengembangan usaha,” katanya.
Pemkot Ambon berharap, melalui program tersebut, UMKM lokal dapat semakin berdaya saing dan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. (TM-02)
















