AMBON, TM — Setelah sempat hilang kontak selama beberapa hari saat melaut, seorang nelayan asal Desa Kasieh, Kecamatan Taniwel, Kabupaten Seram Bagian Barat, akhirnya berhasil ditemukan dalam kondisi selamat oleh Tim SAR Gabungan.
Korban bernama Kisman Latumapayahu (64) ditemukan pada hari kedua operasi pencarian, Senin (19/1/2026), sekitar pukul 12.30 WIT, dengan jarak kurang lebih 24 nautical mile dari lokasi awal kejadian.
Korban ditemukan oleh nelayan Desa Gale-Gale dan langsung dievakuasi ke desa setempat untuk mendapatkan perawatan.

Kepala Tim Operasi SAR, Fadly Latukau, menjelaskan bahwa korban mengalami kerusakan mesin perahu sehingga tidak dapat melanjutkan perjalanan pulang dan akhirnya hanyut selama beberapa hari di laut.
“Korban beruntung menemukan sebuah rompon yang juga hanyut. Perahu korban kemudian diikat pada rompon tersebut agar tidak terbawa arus lebih jauh,” jelas Fadly.

Sebelumnya, pada pukul 08.00 WIT, Tim SAR Gabungan membagi personel ke dalam tiga Search and Rescue Unit (SRU) untuk memperluas area pencarian sesuai peta SAR hari kedua.
Operasi dilakukan menggunakan rubber boat dan longboat masyarakat ke sejumlah titik koordinat.
Setelah menerima informasi penemuan korban, Tim SAR Gabungan memastikan proses evakuasi hingga korban dipulangkan ke kediamannya dan diserahkan kepada pihak keluarga.
Dengan ditemukannya korban dalam kondisi selamat, operasi SAR resmi diusulkan untuk ditutup, dan seluruh unsur SAR yang terlibat dikembalikan ke satuannya masing-masing.
Operasi SAR ini melibatkan Basarnas, Brimob, Polairud, Babinsa, Polsek Taniwel, serta masyarakat setempat, dengan dukungan peralatan seperti rubber boat, aqua eye, dan longboat masyarakat.(TM-02)















