Ambon, TM – Lonjakan arus mudik menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026 menyebabkan ribuan calon penumpang memadati Pelabuhan Yos Soedarso Ambon. Kepadatan penumpang terlihat sejak Rabu malam hingga dini hari, (5/3/2026).
Pantauan di lokasi menunjukkan area terminal penumpang dipenuhi masyarakat yang hendak melakukan perjalanan ke sejumlah daerah di Maluku menggunakan transportasi laut.
Tidak hanya di ruang tunggu, antrean panjang juga terlihat di pintu masuk pelabuhan. Baik calon penumpang maupun buruh pelabuhan tampak memadati area akses menuju kapal.
Akses Pelabuhan Macet Akibat Lonjakan Kendaraan
Kepadatan penumpang turut berdampak pada arus lalu lintas di sekitar pelabuhan. Antrean kendaraan roda dua dan roda empat terlihat mengular di depan pintu masuk Pelabuhan Yos Soedarso Ambon.
Bahkan, antrean kendaraan tersebut meluber hingga ke badan jalan utama, sehingga memicu kemacetan di sejumlah titik di kawasan pelabuhan.
Situasi ini hampir selalu terjadi setiap musim mudik Lebaran ketika jumlah penumpang kapal meningkat signifikan.
Pemudik Keluhkan Akses Jalan Menuju Pelabuhan
Sejumlah pengguna jasa pelayaran mengaku kondisi akses jalan menuju pelabuhan sudah tidak lagi mampu menampung lonjakan kendaraan setiap musim mudik.
“Setiap tahun pasti seperti ini. Jalur masuk dan keluar
terlalu sempit sehingga kendaraan menumpuk. Kami berharap ada perhatian serius dari pemerintah,” ujar Iki, salah satu pemudik yang hendak berangkat menuju Tual.
Keluhan tersebut menunjukkan perlunya pembenahan akses transportasi menuju Pelabuhan Yos Soedarso Ambon yang merupakan salah satu pusat mobilitas masyarakat di Maluku.
Warga Minta Pemerintah Perbaiki Infrastruktur Pelabuhan
Masyarakat berharap Pemerintah Provinsi Maluku segera mengambil langkah konkret untuk mengatasi persoalan kemacetan yang terjadi setiap musim mudik.
Beberapa solusi yang diusulkan antara lain pelebaran jalan menuju pelabuhan, penataan area parkir kendaraan, serta penerapan rekayasa lalu lintas untuk mengurai kepadatan kendaraan.
Di tengah lonjakan penumpang, pihak otoritas pelabuhan bersama aparat kepolisian terlihat berupaya mengatur arus kendaraan dan penumpang agar tidak terjadi penumpukan yang lebih parah.
Petugas disiagakan di sejumlah titik strategis untuk memastikan proses naik dan turun penumpang berjalan tertib dan aman.
Sebagai pintu gerbang utama transportasi laut di Maluku, Pelabuhan Yos Soedarso Ambon setiap tahunnya mengalami peningkatan jumlah penumpang, terutama saat musim mudik Idul Fitri dan libur panjang.
Warga berharap lonjakan arus mudik tahun ini dapat menjadi perhatian serius pemerintah daerah untuk melakukan pembenahan infrastruktur secara menyeluruh demi kenyamanan dan keselamatan masyarakat. (gafar bahta)
















