AMBON, TM — Anggota Komisi II DPRD Provinsi Maluku, Ary Sahertian, meminta pemerintah daerah melakukan perencanaan ketersediaan bahan kebutuhan pokok dengan pendekatan jangka panjang guna menjamin stabilitas pasokan di daerah tersebut.
Ary mengatakan selama ini masih ada perencanaan yang menggunakan asumsi ketersediaan stok hanya untuk 30 hari ke depan. Menurut dia, pendekatan tersebut perlu diperbaiki dengan perencanaan yang lebih panjang.
“Saat ini masih ada yang menggunakan asumsi persediaan hanya untuk 30 hari ke depan. Namun, saya berpendapat kita perlu memakai asumsi jangka panjang, yaitu satu hingga dua tahun ke depan, terutama untuk bahan penting seperti minyak, gula, dan kebutuhan pokok lainnya,” kata Ary kepada wartawan di Ambon, Rabu (11/3/2026).
Ia menekankan kebutuhan masyarakat terhadap bahan pokok tidak hanya meningkat pada momen tertentu seperti hari raya keagamaan, tetapi berlangsung setiap hari.
“Pasar rakyat membutuhkan ketersediaan barang setiap hari. Oleh karena itu, fokus kita tidak boleh hanya pada momen tertentu seperti Idul Fitri atau Paskah, tetapi pada stabilitas pasokan harian yang dapat diandalkan,” ujarnya.
Untuk menjamin kelancaran pasokan, Ary mengajak berbagai instansi terkait untuk memperkuat koordinasi dan melakukan rapat secara berkelanjutan.
Menurut dia, kerja sama antarinstansi teknis diperlukan agar berbagai aspek yang berkaitan dengan distribusi bahan pokok dapat berjalan optimal, mulai dari transportasi, ketahanan pangan, hingga investasi dan distribusi barang.
“Kita memerlukan kerja sama antarinstansi teknis agar aspek transportasi, ketahanan pangan, investasi, dan distribusi barang dapat berjalan dengan baik,” kata Ary.
Ia juga mengingatkan pemerintah daerah untuk mengantisipasi potensi lonjakan permintaan bahan pokok menjelang Hari Raya Idul Fitri dalam beberapa bulan ke depan.
“Kita harus siap menghadapi peningkatan permintaan barang secara signifikan, serta potensi kenaikan biaya atau harga yang kerap terjadi,” ujarnya.
Menurut Ary, tim teknis di lapangan memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas harga dan memastikan distribusi bahan pokok berjalan lancar.
Ia berharap koordinasi yang baik antarinstansi dapat menjamin ketersediaan serta akses masyarakat terhadap bahan kebutuhan pokok di seluruh wilayah Maluku, termasuk daerah terpencil.
“Tujuan utama adalah menjaga stabilitas harga dan memastikan distribusi barang kebutuhan pokok sampai ke seluruh pelosok Provinsi Maluku,” kata Ary. (TM-02)















