Ambon, TM – Universitas Pattimura (Unpatti) menekankan pentingnya menjaga integritas dan independensi pers di tengah tantangan era digital yang semakin kompleks.
Pesan tersebut disampaikan Wakil Rektor IV Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Sistem Informasi Unpatti, Dr. Ruslan Tawari, bertepatan dengan peringatan Hari Pers Nasional (HPN) ke-80.
Dalam keterangannya kepada wartawan di Ambon, Selasa (10/2/2026), Ruslan menyampaikan empat hal utama yang perlu menjadi perhatian insan pers ke depan.

Pertama, menjaga integritas dan independensi agar pers tetap menjalankan fungsi kontrol sosial secara objektif dan berpegang pada kode etik jurnalistik.
“Kami berharap pers tetap berani menyuarakan kebenaran tanpa tekanan kepentingan politik maupun ekonomi,” ujarnya.

Kedua, pers diharapkan mampu menjadi penjernih informasi di tengah derasnya arus informasi dan maraknya hoaks, terutama di era media sosial.
“Pers harus hadir sebagai clearing house yang memastikan masyarakat memperoleh fakta, bukan sekadar opini,” kata Ruslan.
Ketiga, ia mendorong insan pers untuk adaptif terhadap perkembangan teknologi, termasuk digitalisasi media dan pemanfaatan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), tanpa mengabaikan nilai-nilai kemanusiaan dan kedalaman analisis.
Menurutnya, pemanfaatan teknologi secara bijak akan membantu meningkatkan kualitas konten sekaligus menjaga relevansi industri media.
Keempat, Ruslan menyoroti pentingnya kesejahteraan dan perlindungan hukum bagi jurnalis. Ia menilai, jurnalis yang bekerja dengan aman dan sejahtera akan mampu menjalankan tugas profesional secara optimal.
“Semoga kesejahteraan jurnalis semakin baik dan perlindungan hukum semakin kuat, sehingga tidak ada lagi intimidasi saat menjalankan tugas di lapangan,” tegasnya.
Ia menambahkan, pers yang sehat akan melahirkan masyarakat yang cerdas, dan masyarakat yang cerdas menjadi fondasi penting bagi negara yang kuat.
Khusus di Maluku, Ruslan berharap media terus menyajikan informasi berbasis fakta, bekerja secara profesional, serta menjunjung tinggi etika jurnalistik.
“Saya mengapresiasi peran pers. Selamat Hari Pers Nasional. Pers yang sehat, ekonomi berdaulat, dan negara kuat harus menjadi semangat bersama,” pungkasnya.(TM-01)
















