AMBON, TM — Tim SAR Gabungan kembali melanjutkan operasi pencarian terhadap delapan Anak Buah Kapal (ABK) KM Indo Perkasa 03 yang tenggelam di perairan Laut Aru.
Hingga hari kedua operasi, delapan ABK sempat dinyatakan hilang, dan tiga di antaranya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia (MD), Kamis (5/2/2026).
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Ambon, Muhamad Arafah, mengatakan operasi pencarian dimulai sejak pukul 07.00 WIT dengan mengerahkan Tim SAR Gabungan menggunakan RIB USS Dobo menuju lokasi kejadian.

Di tengah proses pencarian, pada pukul 10.45 WIT, Tim SAR menerima informasi dari masyarakat terkait penemuan satu korban meninggal sekitar pukul 08.04 WIT di Pantai Desa Jerwatu, Kabupaten Kepulauan Aru.
Tim SAR kemudian bergerak ke Desa Jerwatu untuk memastikan informasi tersebut. Namun, setibanya di lokasi, korban diketahui telah dikebumikan oleh masyarakat setempat.

Selanjutnya, pada pukul 12.25 WIT, Tim SAR Gabungan menerima laporan dari awak kapal terkait satu korban yang terperangkap di dalam badan kapal dalam kondisi meninggal dunia.
“Setelah tiba di lokasi sekitar pukul 18.41 WIT, Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi satu korban yang terjebak di dalam kapal dalam keadaan meninggal dunia dan dibawa ke Kota Dobo,” ujar Arafah.
Dalam perjalanan menuju Kota Dobo, sekitar pukul 19.00 WIT, Tim SAR kembali menerima informasi dari Bhabinkamtibmas Desa Jerwatu bahwa masyarakat menemukan satu korban meninggal lagi sekitar pukul 18.55 WIT di sekitar pantai desa tersebut.
Korban kemudian dievakuasi oleh warga ke Desa Jerwatu untuk penanganan lebih lanjut.
Dengan ditemukannya tiga korban meninggal dunia, Operasi SAR dihentikan sementara dan akan dilanjutkan pada hari ketiga, Jumat (6/2/2026), untuk mencari lima ABK lainnya yang masih dinyatakan hilang.
Korban selamat dalam peristiwa ini yakni, Nari, Aditya Saputra, Agung Muhammad, Andriyanus, Imam, Liadi, Muhammad Panji, Zainudin (Nakhoda).
Sementara korban meninggal dunia berjumlah tiga orang dan belum diketahui identitasnya. Unsur SAR yang terlibat dalam operasi ini meliputi Unit Siaga SAR Dobo, Polairud Polres Dobo, Polairud Polda Maluku, Anggota Korem Dobo, BPBD Dobo, serta TNI AL.(Gafar Bahta)















