Bula, TM – Potensi Perikanan di Kepulauan Kesui Watubela Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) Provinsi Maluku cukup melimpah.
Data Kementerian Kelautan dan Perikanan menunjukkan, kepulauan Kesui Watubela masuk kawasan Wilayah Pengelolaan Perikanan (WPP) 715 yang dikenal memiliki potensi sumber daya perikanan yang tinggi, terutama ikan pelagis baik kecil dan besar.
Secara geografis, kepulauan Kesui Watubela tak bisa dipisahkan dengan laut Banda, WPP 714 yang menjadi pusat potensi Perikanan di Maluku dengan potensi sumber daya ikan mencapai 4,6 juta ton per tahun, karena keduanya berdekatan langsung.
Meski dengan potensinya tersebut namun, sampai sekarang pengelolaan perikanan di wilayah itu belum dikelola maksimal oleh Pemkab SBT lewat dinas Kelautan dan Perikanan setempat.
Pasalnya, satu aset pembekuan ikan (Cold Storage) yang dibangun di sana belum difungsikan untuk menghasilkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor perikanan.
Bukan tanpa alasan, fasilitas ini hanya bisa difungsikan jika ada pihak ketiga yang bersedia menyewa dengan sistem kontrak. Ini karena anggaran yang dibutuhkan cukup besar untuk menghidupkan ruang pendingin berkapasitas 350 ton, 3 unit Air Blast Freezer (ABF) untuk ruang beku dengan kapasitas pembekuan 15 ton yang ada di Cold Storage Kesui.
Pelaksana tugas kepala dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten SBT, Suharman yang dikonfirmasi mengaku, sebelumnya ada sejumlah investor telah menyampaikan minatnya mengelola Cold storage Kesui. Namun, sampai saat ini belum ada yang menunjukkan keseriusannya.
“Investor yang kemarin belum ada kelanjutan, belum serius,”ujar dia via seluler pada Rabu, (11/3/2026) siang.
Padahal, sejak awal para pengusaha yang terdiri dari Bali dan Surabaya tersebut sangat tertarik. Bahkan ada yang mengirim tim survei melihat secara langsung bangunan Cold Storage di Kesui.
“Mungkin pertimbangannya karena melihat kondisi bangunan Cold Storage dan sebagainya,”katanya.
Meski begitu ia mengaku, tidak tinggal diam untuk menggaet investor perikanan berinvestasi di Kesui.
Hal yang sama juga diupayakan bupati Fachri Husni Alkatiri dalam setiap kunjungan kerjanya di daerah lain. Rencananya, selepas Ramadhan ada yang akan berkunjung melihat fasilitas tersebut.
“Agenda di Minggu depan setelah Ramadhan ini, ada investor lain yang mau kelola Cold Storage Kesui itu dan mau berkunjung langsung ke sana (Kesui),”katanya. (TM-04)














