Timesmalukucom
No Result
View All Result
Kamis, Maret 26, 2026
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
Subscribe
Timesmaluku.com
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
No Result
View All Result
Timesmaluku.com
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
Home Daerah

Warga Desa Ujir Mulai Rasakan Listrik PLTS, Dampak Ekonomi Masih Terbatas

Redaksi TM by Redaksi TM
Maret 26, 2026
in Daerah
PLTS untuk pasokan listrik ke Desa Ujir, Kabupaten Aru.

PLTS untuk pasokan listrik ke Desa Ujir, Kabupaten Aru.

 

Baca Juga :

Pemerintah Negeri Hative Besar Tunggu Keputusan Yayasan Terkait Pagar Sekolah dan Drainase

Warga Hative Besar Keluhkan Pembangunan Pagar Sekolah, Dikhawatirkan Picu Banjir

Warga Serbu Open House Bupati Thaher Hanubun di Ohoi Danar

Aru, TM – Warga Desa Ujir, Kabupaten Kepulauan Aru, mulai merasakan manfaat kehadiran Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Terpadu yang resmi beroperasi sejak awal Februari 2026. Meski demikian, dampak ekonomi dan sosial yang lebih luas dinilai masih belum signifikan.

“Belum ada, dampaknya belum terasa, karena memang baru-baru juga,” kata Misi Remlein, seorang petani, saat ditemui, Jumat (13/3/2026). Ia menambahkan, listrik di rumahnya kini sudah menyala dengan baik setiap malam.

PLTS Terpadu Desa Ujir merupakan instalasi ketiga di desa tersebut, setelah dua proyek sebelumnya pada 2017 dan 2019 mengalami kerusakan.

Berbeda dari sebelumnya, proyek terbaru ini memiliki kapasitas lebih besar dan didukung operator yang menetap di desa. Saat ini, manfaat yang paling dirasakan warga adalah penerangan.

Setelah bertahun-tahun mengandalkan lampu pelita berbahan bakar minyak, kini rumah-rumah warga dapat menikmati listrik pada malam hari.

“Iya, membantu meringankan. Anak-anak nyaman untuk belajar,” ujar Pegy Baubesy, ibu rumah tangga setempat.

Meski demikian, penggunaan listrik masih terbatas. Peralatan rumah tangga seperti mesin cuci atau kulkas belum dapat digunakan secara bebas karena sistem masih dalam masa uji coba selama enam bulan.

“Sekarang belum dipakai. Mesin cuci juga belum bisa, cuma HP yang bisa dipakai,” kata Ahet Selayar, nelayan Desa Ujir.

Ia juga menyebut penggunaan listrik harus diatur, bahkan warga terkadang harus memilih antara menyalakan lampu atau kipas angin.

Selain penerangan, listrik juga mulai dimanfaatkan untuk kebutuhan sederhana seperti mengisi daya senter bagi nelayan sebelum melaut.

Di sisi lain, fasilitas publik seperti puskesmas dan sekolah kini telah terhubung dengan listrik tenaga surya, menggantikan ketergantungan pada genset berbahan bakar minyak.

Namun, dari sisi ekonomi, perubahan masih terbatas. Hingga saat ini belum terlihat munculnya usaha baru yang signifikan. Aktivitas ekonomi warga masih didominasi sektor perikanan dan pertanian.

“Kalau untuk membantu ekonomi masyarakat, tetap harus ke kota dulu baru bisa kembali ke sini,” ujar Pegy.

Satu-satunya aktivitas ekonomi baru yang mulai berjalan adalah penjualan es batu dari freezer yang disediakan dalam proyek, dengan harga Rp4.000 per bungkus.

Operator PLTS Desa Ujir, Hamzah, menyebut pemanfaatan listrik saat ini baru sekitar 15–20 persen dari total kapasitas. Kondisi ini dinilai membantu menjaga stabilitas sistem dan umur baterai.

Sementara itu, Bupati Kepulauan Aru, Timotius Kaidel, berharap sisa kapasitas listrik dapat menarik investasi, khususnya di sektor perikanan seperti pembangunan cold storage.

“Surplus ini diharapkan bisa menarik industri masuk,” ujarnya.

Warga berharap listrik dapat terus menyala dalam jangka panjang, mengingat pengalaman sebelumnya yang tidak berkelanjutan.

“Harapan ke depan cuma ingin ini terus menyala sampai 10 atau 20 tahun,” kata Kalsum Tupan.

Kepala Desa Ujir, Abu Walay, berharap masa uji coba berjalan lancar sehingga kapasitas listrik dapat ditingkatkan. Ia juga menekankan pentingnya pengelolaan dan perawatan yang melibatkan masyarakat agar keberlanjutan sistem dapat terjaga.

Kehadiran PLTS di Desa Ujir menjadi langkah awal menuju penggunaan energi bersih di wilayah terpencil. Meski dampaknya belum sepenuhnya terasa, perubahan yang ada dinilai menjadi fondasi penting bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat di masa mendatang.(TM-03)

Tags: bupati timotius kaideldesa ujirlistrik plts
Previous Post

Pemerintah Negeri Hative Besar Tunggu Keputusan Yayasan Terkait Pagar Sekolah dan Drainase

Berita Terkait

Pembangunan pagar sekolah di Hative Besar, Kota Ambon.

Pemerintah Negeri Hative Besar Tunggu Keputusan Yayasan Terkait Pagar Sekolah dan Drainase

by Redaksi TM
Maret 26, 2026
0

  AMBON, TM – Pemerintah Negeri Hative Besar, Kecamatan Teluk Ambon, masih menunggu keputusan pihak Yayasan Advent terkait rencana pembangunan...

Pembangunan pagar sekolah di Hative Besar, Kota Ambon.

Warga Hative Besar Keluhkan Pembangunan Pagar Sekolah, Dikhawatirkan Picu Banjir

by Redaksi TM
Maret 26, 2026
0

  AMBON, TM – Warga Dusun Kamiri Gunung, Negeri Hative Besar, Kecamatan Teluk Ambon, mengeluhkan pembangunan pagar di lingkungan sekolah...

Warga Serbu Open House Bupati Thaher Hanubun di Ohoi Danar

Warga Serbu Open House Bupati Thaher Hanubun di Ohoi Danar

by Redaksi TM
Maret 25, 2026
0

  Langgur, TM - Suasana Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah di Ohoi Danar, Kecamatan Kei Kecil Timur Selatan, tampak...

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kantor Bank Maluku-Maluku Utara

SPPD Direksi Bank Maluku tak Wajar, Juga Fiktif, RUMMI Desak Polda Maluku Selidiki Kasusnya

April 10, 2025
Gafur Retob

Diingatkan Jangan Main Pindahkan Pedagang, LBH Muhammadiyah: Pemkot Ambon Siapkan Dulu Alternatifnya

April 15, 2025
Saleh Souwakil, Pengurus IMM Maluku

Kejaksaan Tinggi Diminta Usut Proyek Renovasi Rumah Jabatan Gubernur Maluku

Maret 9, 2025
Dialog Pemuda Muhammadiyah Maluku

Krisis Sampah di Ambon Makin Parah, Ketua KNPI Maluku:Cocok Dijuluki Ambon Badaki

April 12, 2025
LBH Fakultas Hukum Unpatti Raih Akreditasi B, Perkuat Komitmen Layanan Hukum Berkualitas

LBH Fakultas Hukum Unpatti Raih Akreditasi B, Perkuat Komitmen Layanan Hukum Berkualitas

0
Unpatti Kukuhkan Lima Guru Besar, Angkat Isu Perikanan dan Bahasa Inggris

Unpatti Kukuhkan Lima Guru Besar, Angkat Isu Perikanan dan Bahasa Inggris

0
Freddy Leiwakabessy, Rektor Unpatti

59 Peserta Ikuti Diklatsar Menwa Universitas Pattimura di Rindam XV Pattimura

0
Unpatti Gelar Seminar Eksplorasi Minyak dan Gas di Maluku

Unpatti Gelar Seminar Eksplorasi Minyak dan Gas di Maluku

0
PLTS untuk pasokan listrik ke Desa Ujir, Kabupaten Aru.

Warga Desa Ujir Mulai Rasakan Listrik PLTS, Dampak Ekonomi Masih Terbatas

Maret 26, 2026
Pembangunan pagar sekolah di Hative Besar, Kota Ambon.

Pemerintah Negeri Hative Besar Tunggu Keputusan Yayasan Terkait Pagar Sekolah dan Drainase

Maret 26, 2026
Pembangunan pagar sekolah di Hative Besar, Kota Ambon.

Warga Hative Besar Keluhkan Pembangunan Pagar Sekolah, Dikhawatirkan Picu Banjir

Maret 26, 2026
Warga Serbu Open House Bupati Thaher Hanubun di Ohoi Danar

Warga Serbu Open House Bupati Thaher Hanubun di Ohoi Danar

Maret 25, 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2024 Akurat, Terpercaya dan Berimbang

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik

© 2024 Akurat, Terpercaya dan Berimbang