Timesmalukucom
No Result
View All Result
Kamis, Maret 26, 2026
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
Subscribe
Timesmaluku.com
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
No Result
View All Result
Timesmaluku.com
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
Home Daerah

Warga Hative Besar Keluhkan Pembangunan Pagar Sekolah, Dikhawatirkan Picu Banjir

Redaksi TM by Redaksi TM
Maret 26, 2026
in Daerah
Pembangunan pagar sekolah di Hative Besar, Kota Ambon.

Pembangunan pagar sekolah di Hative Besar, Kota Ambon.

 

Baca Juga :

Warga Desa Ujir Mulai Rasakan Listrik PLTS, Dampak Ekonomi Masih Terbatas

Pemerintah Negeri Hative Besar Tunggu Keputusan Yayasan Terkait Pagar Sekolah dan Drainase

Warga Serbu Open House Bupati Thaher Hanubun di Ohoi Danar

AMBON, TM – Warga Dusun Kamiri Gunung, Negeri Hative Besar, Kecamatan Teluk Ambon, mengeluhkan pembangunan pagar di lingkungan sekolah milik Yayasan Advent yang dinilai berpotensi memperparah banjir di kawasan tersebut.

Salah satu warga setempat, Fentje Soumokil, mengatakan wilayah RT 04/RW 01 memang kerap dilanda banjir saat hujan deras. Kondisi itu dikhawatirkan semakin buruk jika pembangunan pagar dilakukan tanpa memperhatikan sistem drainase.

“Kalau hujan, di sini memang sering banjir. Kami khawatir kalau pagar dibangun tanpa memperhatikan saluran air, air akan masuk sampai ke rumah warga. Yang belum ada pagar saja banjir sudah masuk, apalagi kalau dibangun pagar, pasti air tersumbat dan banjir lebih tinggi lagi,” ujar Fentje di Ambon, Kamis (26/3/2026).

Di lokasi tersebut terdapat sekolah tingkat SMP dan SMA yang berada di bawah naungan yayasan keagamaan. Menurut Fentje, pembangunan pagar sepanjang kurang lebih 100 meter itu dilakukan di bagian belakang sekolah.

Ia menyebutkan, pondasi pagar telah mulai dikerjakan meski warga sebelumnya meminta agar pembangunan dihentikan sementara. Warga juga mengaku telah menyampaikan keberatan kepada Pemerintah Negeri setempat.

“Kami sudah minta dihentikan dan sempat ada rapat dari pemerintah negeri, tapi kami tidak diundang,” katanya.

Fentje menilai, pembangunan pagar seharusnya disertai dengan pembuatan drainase atau saluran air guna mengantisipasi banjir yang selama ini terjadi di kawasan tersebut.

“Kalau memang mau bangun pagar, sebaiknya dibangun juga selokan dulu supaya air bisa mengalir dan tidak masuk ke rumah warga,” ujarnya.

Selain berdampak pada permukiman, banjir juga mengganggu aktivitas siswa. Saat hujan, area sekolah kerap tergenang hingga siswa harus melepas sepatu dan menggulung celana untuk dapat masuk ke lingkungan sekolah.

Warga juga mempertanyakan perizinan pembangunan pagar tersebut, apakah sudah mendapat persetujuan dari Pemerintah Kota Ambon atau hanya dari pemerintah negeri.

“Karena informasinya pembangunan itu hanya berdasarkan izin dari pemerintah negeri,” kata Fentje.

Ia berharap pihak yayasan sebagai lembaga keagamaan dapat lebih terbuka terhadap aspirasi masyarakat dan mencari solusi bersama.

“Kalau pembangunan ini membuat warga jadi korban, mestinya ada jalan keluar. Minimal ada mediasi agar banjir tidak semakin parah,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Negeri Hative Besar, Kelvin Piris, yang dikonfirmasi melalui pesan singkat dan sambungan telepon awalnya tidak merespons.

Ia kemudian membalas singkat dengan menyebut sedang mengikuti kegiatan.

“Selamat siang, jangan marah, saya ada kegiatan di gereja,” tulisnya.

Di sisi lain, anggota Saniri Negeri, Heppy Lelepary, mengaku tidak mengetahui adanya pembangunan tersebut.

Ia secara langsung dan terbuka mempertanyakan kurangnya koordinasi dari pihak yayasan kepada pemerintah negeri terkait pembangunan pagar tersebut.

“Pihak Advent tidak pernah berkoordinasi dengan pemerintah negeri kalau ada pekerjaan yang berdampak merugikan masyarakat. Pagar kalau jadi tanpa drainase akan jadi masalah lingkungan karena air akan tergenang,” kata Heppy.

Ia menambahkan, warga meminta pemerintah negeri segera meninjau langsung lokasi pembangunan guna mencari solusi atas persoalan tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Yayasan Advent belum memberikan keterangan resmi. (TM-02)

Tags: banjir ambonhative besar ambonpembangunan pagar sekolah
Previous Post

Warga Serbu Open House Bupati Thaher Hanubun di Ohoi Danar

Next Post

Pemerintah Negeri Hative Besar Tunggu Keputusan Yayasan Terkait Pagar Sekolah dan Drainase

Berita Terkait

PLTS untuk pasokan listrik ke Desa Ujir, Kabupaten Aru.

Warga Desa Ujir Mulai Rasakan Listrik PLTS, Dampak Ekonomi Masih Terbatas

by Redaksi TM
Maret 26, 2026
0

  Aru, TM - Warga Desa Ujir, Kabupaten Kepulauan Aru, mulai merasakan manfaat kehadiran Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Terpadu...

Pembangunan pagar sekolah di Hative Besar, Kota Ambon.

Pemerintah Negeri Hative Besar Tunggu Keputusan Yayasan Terkait Pagar Sekolah dan Drainase

by Redaksi TM
Maret 26, 2026
0

  AMBON, TM – Pemerintah Negeri Hative Besar, Kecamatan Teluk Ambon, masih menunggu keputusan pihak Yayasan Advent terkait rencana pembangunan...

Warga Serbu Open House Bupati Thaher Hanubun di Ohoi Danar

Warga Serbu Open House Bupati Thaher Hanubun di Ohoi Danar

by Redaksi TM
Maret 25, 2026
0

  Langgur, TM - Suasana Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah di Ohoi Danar, Kecamatan Kei Kecil Timur Selatan, tampak...

Next Post
Pembangunan pagar sekolah di Hative Besar, Kota Ambon.

Pemerintah Negeri Hative Besar Tunggu Keputusan Yayasan Terkait Pagar Sekolah dan Drainase

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kantor Bank Maluku-Maluku Utara

SPPD Direksi Bank Maluku tak Wajar, Juga Fiktif, RUMMI Desak Polda Maluku Selidiki Kasusnya

April 10, 2025
Gafur Retob

Diingatkan Jangan Main Pindahkan Pedagang, LBH Muhammadiyah: Pemkot Ambon Siapkan Dulu Alternatifnya

April 15, 2025
Saleh Souwakil, Pengurus IMM Maluku

Kejaksaan Tinggi Diminta Usut Proyek Renovasi Rumah Jabatan Gubernur Maluku

Maret 9, 2025
Dialog Pemuda Muhammadiyah Maluku

Krisis Sampah di Ambon Makin Parah, Ketua KNPI Maluku:Cocok Dijuluki Ambon Badaki

April 12, 2025
LBH Fakultas Hukum Unpatti Raih Akreditasi B, Perkuat Komitmen Layanan Hukum Berkualitas

LBH Fakultas Hukum Unpatti Raih Akreditasi B, Perkuat Komitmen Layanan Hukum Berkualitas

0
Unpatti Kukuhkan Lima Guru Besar, Angkat Isu Perikanan dan Bahasa Inggris

Unpatti Kukuhkan Lima Guru Besar, Angkat Isu Perikanan dan Bahasa Inggris

0
Freddy Leiwakabessy, Rektor Unpatti

59 Peserta Ikuti Diklatsar Menwa Universitas Pattimura di Rindam XV Pattimura

0
Unpatti Gelar Seminar Eksplorasi Minyak dan Gas di Maluku

Unpatti Gelar Seminar Eksplorasi Minyak dan Gas di Maluku

0
PLTS untuk pasokan listrik ke Desa Ujir, Kabupaten Aru.

Warga Desa Ujir Mulai Rasakan Listrik PLTS, Dampak Ekonomi Masih Terbatas

Maret 26, 2026
Pembangunan pagar sekolah di Hative Besar, Kota Ambon.

Pemerintah Negeri Hative Besar Tunggu Keputusan Yayasan Terkait Pagar Sekolah dan Drainase

Maret 26, 2026
Pembangunan pagar sekolah di Hative Besar, Kota Ambon.

Warga Hative Besar Keluhkan Pembangunan Pagar Sekolah, Dikhawatirkan Picu Banjir

Maret 26, 2026
Warga Serbu Open House Bupati Thaher Hanubun di Ohoi Danar

Warga Serbu Open House Bupati Thaher Hanubun di Ohoi Danar

Maret 25, 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2024 Akurat, Terpercaya dan Berimbang

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik

© 2024 Akurat, Terpercaya dan Berimbang