Timesmalukucom
No Result
View All Result
Sabtu, April 4, 2026
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
Subscribe
Timesmaluku.com
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
No Result
View All Result
Timesmaluku.com
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
Home Ekonomi

Produksi Perikanan Tangkap Ambon Capai 1.191 Ton Sepanjang 2025

Redaksi TM by Redaksi TM
Februari 4, 2026
in Ekonomi
Kepala Dinas Perikanan Kota Ambon, Henly C. Simatauw

Kepala Dinas Perikanan Kota Ambon, Henly C. Simatauw

 

Baca Juga :

Pertamina dan DPRD Pastikan Stok BBM di Maluku Aman, Antrean Dipicu Panic Buying

Ekonomi Maluku Tumbuh 5,44 Persen, Tapi Pengangguran Justru Naik! Wagub Abdullah Vanath Buka Fakta di DPRD

Penyaluran APBD Terbagi di Bank Umum, Dividen Bank Maluku ke SBT Bakal Turun?

AMBON, TM – Kepala Dinas Perikanan Kota Ambon, Henly C. Simatauw, menegaskan bahwa sektor perikanan masih menjadi salah satu penopang utama perekonomian daerah, terutama pada subsektor perikanan tangkap, meski dihadapkan pada berbagai tantangan struktural dan kondisi alam.

Hal tersebut disampaikan Simatauw, kepada Wartawan, di Ambon, Rabu (4/2/2026). Ia mengungkapkan, sepanjang 2025 produksi perikanan tangkap yang tercatat di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Rumah Lelang Arumbae mencapai 1.191.409 kilogram atau sekitar 1.191 ton.

Produksi tersebut berasal dari sejumlah sentra nelayan yang tersebar di berbagai kecamatan di Kota Ambon.

“Antara lain Kecamatan Teluk Ambon, di Negeri Laha dan Hative Besar, Kecamatan Teluk Ambon Baguala di Desa Passo, Kecamatan Nusaniwe yang meliputi Negeri Latuhalat, Urimessing, dan Seilale, serta Kecamatan Leitimur Selatan di Negeri Naku, Kilang, Hukurila, Leahari, Rutong, dan Hutumuri,”katanya.

Menurut Simatauw, aktivitas penangkapan ikan masih sangat dipengaruhi oleh kondisi cuaca ekstrem dan gelombang tinggi yang berdampak langsung terhadap keselamatan nelayan.

Selain faktor alam, kepastian akses bahan bakar minyak (BBM) juga menjadi persoalan krusial bagi keberlanjutan usaha nelayan.

Untuk menjawab persoalan tersebut, Dinas Perikanan Kota Ambon tengah menyiapkan berbagai dokumen pendukung, seperti perizinan usaha, surat kepemilikan kapal, serta Elektronik Buku Kapal Perikanan (EBKP) sebagai syarat penerbitan rekomendasi BBM.

“Dokumen-dokumen ini penting agar nelayan memperoleh kepastian dan kemudahan akses BBM secara legal dan berkelanjutan,” ujar Simatauw.

Saat ini, jumlah nelayan Kota Ambon yang terdata dalam sistem Kartu Pelaku Usaha Kelautan dan Perikanan (KUSUKA) mencapai 2.374 orang yang tergabung dalam 78 Kelompok Usaha Bersama (KUB).

Mereka didukung armada perikanan tangkap berupa 86 unit kapal purse seine berukuran 5–9 GT, 712 unit kapal pancing tonda berukuran 1,5 GT, serta sekitar 1.200 unit kapal gill net berukuran hingga 1 GT.

Kebutuhan alat bantu tangkap berupa rumpon juga masih cukup tinggi. Namun, pengaturannya memerlukan izin dari Dinas Perikanan Provinsi Maluku.

Sebagai ibu kota Provinsi Maluku, Kota Ambon memiliki posisi strategis sebagai pusat perdagangan ikan, baik untuk konsumsi lokal maupun perdagangan antar pulau.

“Pasokan ikan juga didukung dari wilayah Seram, Banda, Buru, hingga Mahmuah Belakang,”katanya.

Meski memiliki potensi besar, Simatauw mengakui sektor perikanan tangkap masih menghadapi tantangan serius, terutama fluktuasi harga ikan yang mengikuti dinamika pasar luar daerah serta mutu ikan yang belum tertangani secara optimal. Kondisi tersebut berdampak pada rendahnya nilai jual hasil tangkapan nelayan.

Selain perikanan tangkap, Simatauw menyebut sektor perikanan budidaya di Kota Ambon menunjukkan perkembangan yang cukup baik dan memiliki potensi besar dalam mendukung perekonomian daerah.

Pada 2025, produksi perikanan budidaya tercatat mencapai 139.008 kilogram untuk budidaya air laut dan 61.132 kilogram untuk budidaya air tawar.

Kegiatan ini tersebar di Kecamatan Sirimau, Teluk Ambon, Teluk Ambon Baguala, Nusaniwe, hingga Leitimur Selatan.

“Saat ini terdapat 74 kelompok pembudidaya air laut dengan total luasan mencapai 10.228 meter persegi, serta 46 kelompok pembudidaya air tawar dengan luasan 3.873,9 meter persegi,”ujarnya.

Namun demikian, pembudidaya masih menghadapi sejumlah kendala, seperti keterbatasan modal usaha, ketersediaan pakan dan benih berkualitas, serta akses pasar untuk mendistribusikan hasil produksi.

Untuk subsektor perikanan tangkap, komoditas unggulan Kota Ambon meliputi ikan tongkol, cakalang, tuna, serta ikan pelagis kecil yang dipasarkan untuk kebutuhan lokal dan perdagangan antar pulau.

Kontribusi sektor ini terhadap daerah berasal dari retribusi Tempat Pelelangan Ikan (TPI) yang menjadi bagian dari Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Sementara komoditas unggulan perikanan budidaya air laut antara lain bubara/kuwe, kerapu, dan kakap, sedangkan budidaya air tawar didominasi ikan lele, nila, dan mas.

“Dengan pengelolaan yang tepat dan dukungan kebijakan yang berpihak kepada nelayan, sektor perikanan dapat terus meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir dan menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi berkelanjutan di Kota Ambon,” ujar Simatauw. (TM-02)

Tags: kota ambonPADPANPerikanan
Previous Post

KM Indo Perkasa 03 Tenggelam di Perairan Aru, 7 ABK Masih Hilang

Next Post

DPRD Kecam Dugaan Pemotongan Timbangan Gabah Petani oleh Mitra Bulog

Berita Terkait

Komisi III DPRD Maluku bersama PT Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku

Pertamina dan DPRD Pastikan Stok BBM di Maluku Aman, Antrean Dipicu Panic Buying

by Redaksi TM
April 1, 2026
0

  AMBON, TM — Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di wilayah Maluku dalam...

Wagub Maluku, bersama pimpinan DPRD Maluku.

Ekonomi Maluku Tumbuh 5,44 Persen, Tapi Pengangguran Justru Naik! Wagub Abdullah Vanath Buka Fakta di DPRD

by Redaksi TM
Maret 31, 2026
0

AMBON, TM— Wakil Gubernur Maluku, Abdullah Vanath, menyoroti peningkatan angka pengangguran terbuka di tengah trend positif pertumbuhan ekonomi daerah pada...

Kantor Bank Maluku-Maluku Utara

Penyaluran APBD Terbagi di Bank Umum, Dividen Bank Maluku ke SBT Bakal Turun?

by Redaksi TM
Maret 6, 2026
0

  Bula, TM - Kebijakan Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) mengalihkan separuh anggaran untuk disalurkan melalui Bank Syariah Indonesia...

Next Post
17 Kapal Beroperasi di KKT, Hanya 14 yang Kantongi Izin Penangkapan

DPRD Kecam Dugaan Pemotongan Timbangan Gabah Petani oleh Mitra Bulog

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kantor Bank Maluku-Maluku Utara

SPPD Direksi Bank Maluku tak Wajar, Juga Fiktif, RUMMI Desak Polda Maluku Selidiki Kasusnya

April 10, 2025
Gafur Retob

Diingatkan Jangan Main Pindahkan Pedagang, LBH Muhammadiyah: Pemkot Ambon Siapkan Dulu Alternatifnya

April 15, 2025
Saleh Souwakil, Pengurus IMM Maluku

Kejaksaan Tinggi Diminta Usut Proyek Renovasi Rumah Jabatan Gubernur Maluku

Maret 9, 2025
Dialog Pemuda Muhammadiyah Maluku

Krisis Sampah di Ambon Makin Parah, Ketua KNPI Maluku:Cocok Dijuluki Ambon Badaki

April 12, 2025
LBH Fakultas Hukum Unpatti Raih Akreditasi B, Perkuat Komitmen Layanan Hukum Berkualitas

LBH Fakultas Hukum Unpatti Raih Akreditasi B, Perkuat Komitmen Layanan Hukum Berkualitas

0
Unpatti Kukuhkan Lima Guru Besar, Angkat Isu Perikanan dan Bahasa Inggris

Unpatti Kukuhkan Lima Guru Besar, Angkat Isu Perikanan dan Bahasa Inggris

0
Freddy Leiwakabessy, Rektor Unpatti

59 Peserta Ikuti Diklatsar Menwa Universitas Pattimura di Rindam XV Pattimura

0
Unpatti Gelar Seminar Eksplorasi Minyak dan Gas di Maluku

Unpatti Gelar Seminar Eksplorasi Minyak dan Gas di Maluku

0
Universitas Pattimura Bekali 1.593 Mahasiswa KKN

Universitas Pattimura Bekali 1.593 Mahasiswa KKN

April 3, 2026
Komisi I DPRD Maluku menggelar rapat bersama Pemkab SBB dan Pemerintah Provinsi Maluku bahas hibah lahan di Piru.

Komisi I DPRD Maluku Kawal Hibah Lahan Pemprov di Piru

April 2, 2026
DPRD Soroti Perubahan Trayek Kapal Perintis, Wajo: Itu Merugikan Masyarakat Kepulauan

DPRD Maluku Soroti PAD, Pajak Daerah, hingga Dampak Proyek Nasional

April 2, 2026
MBD Jadi Daerah Pertama di Maluku Terapkan Manajemen Talenta ASN

MBD Jadi Daerah Pertama di Maluku Terapkan Manajemen Talenta ASN

April 2, 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2024 Akurat, Terpercaya dan Berimbang

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik

© 2024 Akurat, Terpercaya dan Berimbang