Ambon, TM — Menjelang masa purnabakti, Ketua Senat Universitas Pattimura (Unpatti), Prof. Dr. S. E. M. Nirahua, menyampaikan pesan penuh makna kepada para wisudawan agar tetap tangguh dan optimistis dalam menghadapi tantangan kehidupan pascakampus.
Pesan tersebut disampaikan Nirahua dalam Rapat Terbuka Luar Biasa Senat Unpatti pada Wisuda Program Sarjana, Profesi, dan Magister Periode Januari 2026 yang digelar di kampus utama Unpatti serta Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) Kabupaten Kepulauan Aru dan Kabupaten Maluku Barat Daya, Rabu (28/1/2026).

“Spirit kehidupan terbentuk dari motivasi diri, keluarga, dan lingkungan. Namun jika spirit dalam diri kita lebih kuat, maka kita akan tetap tegap meski badai kehidupan menghantam,” ujar Nirahua.
Dalam suasana yang sarat emosi, Nirahua juga mengajak seluruh hadirin untuk mendoakan salah satu wisudawan Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis yang meninggal dunia sebelum wisuda. Kedua orang tua almarhumah hadir mewakili putri mereka menerima prosesi wisuda.

“Kita berduka atas kepergian salah satu wisudawan, namun kita percaya kasih Tuhan senantiasa menyertai keluarga yang ditinggalkan,” katanya dengan suara bergetar.
Di tengah suasana haru tersebut, Nirahua menyampaikan capaian membanggakan wisuda Januari 2026, di mana 38 wisudawan berhasil meraih predikat cum laude, terdiri dari 7 lulusan sarjana dan 31 lulusan magister.
Atas nama Senat Unpatti, ia mengucapkan selamat kepada seluruh wisudawan dan keluarga, sembari mengingatkan bahwa kehidupan tidak selalu berjalan mulus.
“Hidup ini seperti roda yang terus berputar. Tidak ada kondisi yang permanen. Orang kuat bukan mereka yang tidak pernah menangis, tetapi mereka yang mampu bangkit meski jatuh berkali-kali,” pesannya.
Ia juga menekankan agar para lulusan tidak memaksakan diri menjadi serba bisa, melainkan fokus menekuni satu bidang yang paling memberi kebahagiaan dan manfaat.
“Masa depan tidak ditentukan oleh keberuntungan, tetapi oleh kerja keras dan ketekunan. Setiap keputusan hari ini menentukan kehidupan kalian di masa depan,” ujarnya.
Kepada seluruh sivitas akademika, Nirahua mengajak untuk terus menjaga sinergi dan komitmen bersama dalam mewujudkan Unpatti sebagai universitas unggul, berkarakter, dan berbudaya kepulauan yang memberi manfaat nyata bagi Maluku dan Indonesia.
Dalam sambutan tersebut, Nirahua mengungkapkan bahwa pidato ini menjadi yang terakhir baginya sebagai Ketua Senat Unpatti, seiring berakhirnya masa jabatan Senat pada Maret 2026 dan masa purna tugasnya sebagai aparatur sipil negara per 1 April 2026.
“Saya tetap mendoakan Universitas Pattimura agar terus diberkati dan menjadi perguruan tinggi yang maju serta menjadi berkat bagi Maluku dan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tuturnya.
Menutup sambutan, Nirahua kembali mengingatkan para wisudawan untuk menjalani hidup dengan sikap rendah hati, meski memiliki cita-cita besar.
“Hidup boleh besar, hebat, dan bermanfaat, tetapi sikap harus tetap sederhana. Apa yang kita tabur, itulah yang akan kita tuai,” pungkasnya.















