AMBON, TM — Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku secara simbolik melepas kontingen SMA/SMK Muhammadiyah Maluku untuk mengikuti Olimpiade Ahmad Dahlan (OLYMPICAD) VIII Tingkat Nasional Tahun 2026.
Ajang bergengsi yang diselenggarakan oleh Majelis Pendidikan Dasar, Menengah, dan Pendidikan Nonformal PP Muhammadiyah tersebut akan berlangsung pada 12–14 Februari 2026 di Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan.
Pelepasan kontingen dilaksanakan di Aula Lantai II SMK Muhammadiyah Ambon, Rabu (4/2/2026). Dalam sambutannya, Plt Kadisdikbud Maluku yang diwakili Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK), Jefikz Berhitu, ST., MT, menyampaikan dukungan penuh Pemerintah Provinsi Maluku terhadap keikutsertaan peserta didik Muhammadiyah dalam kompetisi nasional tersebut.

“Adik-adik peserta harus tetap semangat, fokus mengikuti lomba yang bergengsi ini, dan kembali dengan hasil yang membanggakan,” ujar Berhitu.
OLYMPICAD VIII diikuti oleh satuan pendidikan Muhammadiyah dari berbagai jenjang, mulai dari SD, SMP, MI, MTs, SMA, SMK hingga MA se-Indonesia. Kegiatan ini menjadi ajang adu prestasi, karakter, dan kompetensi peserta didik Muhammadiyah di tingkat nasional.

Untuk OLYMPICAD VIII, SMA/SMK Muhammadiyah Ambon mendelegasikan 79 peserta didik yang akan berlaga pada enam mata lomba, yakni: ISMU in English, ISMU in Arabic, Story Telling, Olimpiade Matematika, Olimpiade IPAS, dan Hifzil Qur’an.
Para peserta akan didampingi 10 guru pendamping serta 2 tenaga kependidikan (tendik) sebagai bentuk pembinaan dan pendampingan selama kegiatan berlangsung.
Kontingen SMA/SMK Muhammadiyah Ambon dijadwalkan bertolak pada 8 Februari 2026 menggunakan Kapal Pelni KM Labobar, dengan estimasi waktu tempuh sekitar dua hari dan tiba di Makassar pada 10 Februari 2026.
Meski menempuh perjalanan laut yang panjang, semangat para peserta didik tetap tinggi untuk membawa nama baik sekolah, Kota Ambon, dan Provinsi Maluku di tingkat nasional.
Kepala SMK Muhammadiyah Ambon, Djafar Siddik, menyatakan optimismenya terhadap kontingen yang akan berlaga di OLYMPICAD VIII.
Ia berharap seluruh peserta mampu menampilkan kemampuan terbaik, meraih prestasi, dan membawa pulang gelar juara.
“Ajang OLYMPICAD bukan hanya soal akademik dan keterampilan, tetapi juga pembentukan karakter, sportivitas, kejujuran, kerja keras, serta nilai-nilai keislaman yang menjadi ciri khas pendidikan Muhammadiyah,” ujar Siddik.
Ia juga berharap adanya dukungan berkelanjutan dari Pemerintah Provinsi Maluku, khususnya melalui Disdikbud Maluku, serta Majelis Dikdasmen dan PWM Maluku, bagi peserta didik yang berjuang mengharumkan nama daerah di tingkat nasional.
Momentum OLYMPICAD VIII diharapkan menjadi titik lahirnya prestasi-prestasi baru dari Timur Indonesia, khususnya Kota Ambon, serta memperkuat kontribusi pendidikan Muhammadiyah dalam mencetak generasi muda berprestasi dan berkarakter. (Gafar Bahta)
















