Ambon, TM – Polemik terkait penunjukan Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Maluku masih menjadi perbincangan di internal partai dan ruang publik.
Menanggapi hal tersebut, Plt PPP Maluku, Reza Bahaweres, menegaskan bahwa keputusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) yang menunjuk dirinya telah melalui prosedur organisasi dan bersifat final.
“Kalau ada kelompok lain yang tidak mengakui keputusan DPP, silakan membuat surat resmi kepada DPP. Itu mekanisme partai,” ujar Reza melalui sambungan WhatsApp, Sabtu (14/2/2026).

Reza menyatakan, sebagai kader yang loyal, dirinya menghormati dan menjalankan keputusan DPP sesuai dengan aturan organisasi. Ia menilai dinamika yang terjadi di internal partai merupakan hal yang wajar dalam kehidupan politik.
Menurutnya, perbedaan pandangan tidak perlu diperdebatkan di ruang publik, tetapi diselesaikan melalui mekanisme resmi yang tersedia dalam struktur partai.

Reza menegaskan, saat ini fokus utamanya adalah menjalankan mandat DPP dengan melakukan konsolidasi internal partai di seluruh wilayah Maluku.
Selain itu, ia juga membuka peluang pelaksanaan Musyawarah Wilayah (Muswil) dalam waktu dekat sebagai bagian dari penguatan organisasi.
“Agenda saya adalah mempersiapkan langkah konsolidasi dan membuka peluang pelaksanaan Muswil dalam waktu dekat,” katanya.
Di akhir pernyataannya, Reza mengajak seluruh kader untuk mendukung keputusan DPP dan mengesampingkan kepentingan kelompok.
Ia menegaskan bahwa PPP merupakan milik bersama seluruh kader, sehingga diperlukan komitmen untuk menjaga soliditas dan marwah partai.
“Mari kita dukung keputusan DPP. Partai ini milik kita bersama, bukan milik kelompok tertentu. Kita harus menjaga marwah dan memperkuat partai berlambang Ka’bah ini,” pungkasnya.(gafar bahta)
















