Timesmalukucom
No Result
View All Result
Jumat, Maret 27, 2026
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
Subscribe
Timesmaluku.com
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
No Result
View All Result
Timesmaluku.com
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
Home Hukrim

Usai Melahirkan di Hutan, Wanita Muda Ini Habisi Nyawa Bayinya

Redaksi TM by Redaksi TM
Januari 12, 2026
in Hukrim
Pelaku WB keluar ruang sidang di PN Ambon, Senin (12/1/2026).

Pelaku WB keluar ruang sidang di PN Ambon, Senin (12/1/2026).

 

Baca Juga :

Mulai Besok, Kejati Maluku Periksa Sejumlah Saksi Kasus UP3 Tanimbar

Hakim PN Ambon Putus Perkara Penganiayaan Ringan, Abraham Tuanakotta Tidak Dipidana

Aniaya Pengunjung Kehilangan HP, Security Karaoke Blitz Dilaporkan ke Polisi

Ambon, TM – Tindakan tak manusiawi dilakukan ibu muda di Negeri Hulaliu, Kecamatan Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah ini. Bayinya dihabisi, setelah wanita berinisial WB itu melahirkan di tengah hutan.

Hal ini terungkap dalam sidang yang digelar di Pengadilan Negeri Ambon, Senin (12/1/2025). Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Ambon dalam surat dakwaannya menyebutkan, perbuatan terdakwa terjadi, pada tanggal 27 Agustus tahun 2025 lalu, sekitar pukul 23.00 Wit.

Terdakwa yang saat itu dalam kondisi hamil merasakan tanda-tanda melahirkan. Karena hamil diluar nikah dan tidak ingin malu, terdakwa kemudian keluar menuju hutan Wairia di Negeri Hulaliu.

Sesampainya di dalam hutan, terdakwa merasakan sakit pada bagian perut seperti ingin buang air besar. Dengan posisi setengah jongkok, terdakwa lalu mengejang hingga kepala bayi keluar.

Terdakwa lalu ingin memegang kepala bayi namun tangannya menyentuh mulut bayi. Dalam kondisi kesakitan, terdakwa dengan emosi lantas menarik bayi secara paksa dari bagian mulut sehingga mengakibatkan luka robekan pada mulut bayi.

Bayi yang merupakan darah dagingnya itu lantas jatuh ke tanah, dan mengeluarkan suara tangisan. Karena tidak ingin ketahuan oleh warga, terdakwa lalu menutup mulut dan hidung bayi.

“Tidak sampai disitu, terdakwa lalu mengangkat bayi dari bagian leher dan berjalan masuk jauh kedalam hutan,” sebut Jaksa dalam surat dakwaannya.

Kejahatan terdakwa ini, ternyata sudah diketahui lima orang saksi. Mereka lebih awal telah mengetahui gerak-gerik dari terdakwa, dan mengikuti keberadaan terdakwa.

Salah satu saksi kemudian memanggil terdakwa dan menanyakan keberadaan bayi terdakwa tetapi terdakwa mengaku sedang buang air. Namun, tiba-tiba suara bayi terdengar dan terdakwa pergi mengangkat bayi dan menunjukannya kepada para saksi.

“Para saksi kemudian membawa terdakwa dan bayi ke Puskesmas di Pelau, namun di dalam perjalanan bayi tersebut meninggal dunia,”ungkap Jaksa.

Menurut Jaksa, berdasarkan hasil pemeriksaan dokter pada Puskesmas menyatakan bahwa terdapat luka robek pada bibir kiri, hingga ke rahang kiri bayi sehingg menakibatkan pendarahan yang menjadi penyebab kematian bayi.

Akibat perbuatannya, terdakwa dijerat Pasal 80 UU No. 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU No. 23 Tahun 2002.

Usai membacakan surat dakwaan, tiga majelis hakim yang diketuai, Martha Maitimu kemudian menunda hidang dengan agenda pemeriksaan saksi-saksi yang akan berlangsung Senin Pekan depan.(TM-03)

Tags: bayihulaliuwanita muda
Previous Post

BPBD Aru Imbau Masyarakat Waspadai Cuaca Buruk

Next Post

Diduga Ditolak RSUP Leimena Untuk Berobat, Pasutri Asal Hukurila Tewas Kecelakaan

Berita Terkait

Agustinus Theodorus terlihat sudah berada di Ambon.

Mulai Besok, Kejati Maluku Periksa Sejumlah Saksi Kasus UP3 Tanimbar

by Redaksi TM
Maret 10, 2026
0

Ambon, TM – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku melalui Bidang Pidana Khusus (Pidsus) mulai melakukan penyelidikan dalam kasus dugaan korupsi Utang...

sidang PN Ambon

Hakim PN Ambon Putus Perkara Penganiayaan Ringan, Abraham Tuanakotta Tidak Dipidana

by Redaksi TM
Maret 3, 2026
0

Ambon, TM – Hakim Pengadilan Negeri (PN) Kelas IA Ambon, Yefri Bimusu, S.H., M.H., menjatuhkan putusan dalam perkara tindak pidana...

Ilustrasi Penganiayaan

Aniaya Pengunjung Kehilangan HP, Security Karaoke Blitz Dilaporkan ke Polisi

by Redaksi TM
Februari 19, 2026
0

  Ambon, TM – Kepolisian Sektor (Polsek) Sirimau masih melakukan penyelidikan terkait dugaan tindak pidana penganiayaan yang terjadi di Karaoke...

Next Post
Diduga Ditolak RSUP Leimena Untuk Berobat, Pasutri Asal Hukurila Tewas Kecelakaan

Diduga Ditolak RSUP Leimena Untuk Berobat, Pasutri Asal Hukurila Tewas Kecelakaan

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kantor Bank Maluku-Maluku Utara

SPPD Direksi Bank Maluku tak Wajar, Juga Fiktif, RUMMI Desak Polda Maluku Selidiki Kasusnya

April 10, 2025
Gafur Retob

Diingatkan Jangan Main Pindahkan Pedagang, LBH Muhammadiyah: Pemkot Ambon Siapkan Dulu Alternatifnya

April 15, 2025
Saleh Souwakil, Pengurus IMM Maluku

Kejaksaan Tinggi Diminta Usut Proyek Renovasi Rumah Jabatan Gubernur Maluku

Maret 9, 2025
Dialog Pemuda Muhammadiyah Maluku

Krisis Sampah di Ambon Makin Parah, Ketua KNPI Maluku:Cocok Dijuluki Ambon Badaki

April 12, 2025
LBH Fakultas Hukum Unpatti Raih Akreditasi B, Perkuat Komitmen Layanan Hukum Berkualitas

LBH Fakultas Hukum Unpatti Raih Akreditasi B, Perkuat Komitmen Layanan Hukum Berkualitas

0
Unpatti Kukuhkan Lima Guru Besar, Angkat Isu Perikanan dan Bahasa Inggris

Unpatti Kukuhkan Lima Guru Besar, Angkat Isu Perikanan dan Bahasa Inggris

0
Freddy Leiwakabessy, Rektor Unpatti

59 Peserta Ikuti Diklatsar Menwa Universitas Pattimura di Rindam XV Pattimura

0
Unpatti Gelar Seminar Eksplorasi Minyak dan Gas di Maluku

Unpatti Gelar Seminar Eksplorasi Minyak dan Gas di Maluku

0
Jamcab 2026 Jadi Ajang Penguatan Karakter dan Kreativitas Pramuka di Malra

Jamcab 2026 Jadi Ajang Penguatan Karakter dan Kreativitas Pramuka di Malra

Maret 27, 2026
PLTS untuk pasokan listrik ke Desa Ujir, Kabupaten Aru.

Warga Desa Ujir Mulai Rasakan Listrik PLTS, Dampak Ekonomi Masih Terbatas

Maret 26, 2026
Pembangunan pagar sekolah di Hative Besar, Kota Ambon.

Pemerintah Negeri Hative Besar Tunggu Keputusan Yayasan Terkait Pagar Sekolah dan Drainase

Maret 26, 2026
Pembangunan pagar sekolah di Hative Besar, Kota Ambon.

Warga Hative Besar Keluhkan Pembangunan Pagar Sekolah, Dikhawatirkan Picu Banjir

Maret 26, 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2024 Akurat, Terpercaya dan Berimbang

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik

© 2024 Akurat, Terpercaya dan Berimbang