Timesmalukucom
No Result
View All Result
Monday, February 9, 2026
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
Subscribe
Timesmaluku.com
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
No Result
View All Result
Timesmaluku.com
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
Home Daerah

Temui DPRD Maluku, Tokoh Adat Kayeli Tolak 20 Koperasi Beroperasi di Gunung Botak

Redaksi TM by Redaksi TM
April 22, 2025
in Daerah

 

Baca Juga :

Pendaki Gunung Api Banda Terjatuh, Tim SAR Evakuasi Korban Dini Hari dengan Selamat

Tokoh Muda Kritik DPRD Bursel Mandul, Dinilai Gagal Kawal Kepentingan Rakyat

Ambon Gelap Berjam-Jam, Warga Protes Pemadaman Listrik Tanpa Penjelasan dari PLN

AMBON, TM.– Sejumlah tokoh adat dari komunitas Kayeli, Kabupaten Buru, Maluku,  menemui Komisi II DPRD Maluku. Dalam pertemuan itu, mereka menolak  rencana pengoperasian 20 koperasi di tambang emas Gunung Botak.

Mereka mengaku khawatir, kehadiran 20 koperasi ini justru menimbulkan  dampak lingkungan dan sosial di tengah masyarakat. Ibrahim Wael,  tokoh adat Buru kepada Komisi II menegaskan  keberadaan koperasi-koperasi bisa memperburuk situasi lingkungan yang sudah kritis di Gunung Botak.

 

“Kami menolak 20 Koperasi yang masuk beroperasi di Gunung Botak tersebut,” ungkap Ibrahim Wael, tokoh adat dari Kayeli.

 

Mereka mengaku, masuknya 20 koperasi  tersebut tidak melalui konsultasi yang  dengan masyarakat Adat sebagai pemilik hak Ulayat. Para tokoh adat ini  mendesak DPRD, dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku  menetapkan regulasi yang tegas dan berpihak pada keberlanjutan lingkungan serta hak masyarakat adat.

 

Regulasi, lanjut dia, dinilai penting untuk memastikan pengelolaan kawasan Gunung Botak, yang tidak merugikan masyarakat lokal dan ekosistem di sekitarnya.

 

“Kami meminta DPRD dan Pemprov Maluku untuk mengeluarkan regulasi yang melindungi hak-hak kami sebagai masyarakat adat. Gunung Botak adalah bagian dari warisan kami, dan kami tidak ingin melihatnya hancur akibat pengelolaan yang tidak bertanggung jawab,” tegas tokoh adat lainnya.

 

Gunung Botak yang mulai dibuka aktivitas tambang emas Gunung Botak sekitar tahun 2007 ini, hingga kini sudah dicemari  bahan kimia berbahaya seperti merkuri.

 

“Situasi ini membuat masyarakat adat Kayeli semakin waspada terhadap kehadiran koperasi yang dianggap berpotensi mengulangi kesalahan masa lalu,” kata dia.

 

Dalam situasi ini, para tokoh adat juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu dalam menjaga lingkungan dan mendukung perjuangan hak-hak adat.

 

Mereka berharap, dengan adanya regulasi yang jelas, pengelolaan kawasan Gunung Botak dapat dilakukan secara berkelanjutan dan adil bagi semua pihak.

 

Ketua Komisi II DPRD Maluku, Anos Yeremias, merespon positif aspirasi yang disampaikan oleh para tokoh-tokoh adat Kayeli di ruangan komisi II pada  Selasa, (22/4/25)

 

“Kami sangat menghargai inisiatif masyarakat adat Kayeli untuk menyuarakan masalah ini. Komisi II akan segera membahas usulan ini dan berkoordinasi dengan pihak terkait, termasuk Pemerintah Provinsi Maluku dan juga Pemerintah Kabupaten Buru,” Ujar ketua Komisi II DPRD Maluku.(TM-03)

Tags: Burugunung botakKoperasitambang emasTokoh adat kayeli
Previous Post

Fakultas Hukum Unpatti Yudisium: 13 Lulusan Raih Predikat Cumlaude

Next Post

Musrenbang Kecamatan Kesui Watubela 2025 Hasilkan Enam Program Prioritas Pembangunan 2026

Berita Terkait

Pendaki Gunung Api Banda Terjatuh, Tim SAR Evakuasi Korban Dini Hari dengan Selamat

Pendaki Gunung Api Banda Terjatuh, Tim SAR Evakuasi Korban Dini Hari dengan Selamat

by Redaksi TM
February 8, 2026
0

AMBON, TM — Seorang pendaki perempuan mengalami cedera saat menuruni Gunung Api Banda, Kecamatan Banda, Kabupaten Maluku Tengah. Korban berhasil...

Tokoh Muda Kritik DPRD Bursel Mandul, Dinilai Gagal Kawal Kepentingan Rakyat

Tokoh Muda Kritik DPRD Bursel Mandul, Dinilai Gagal Kawal Kepentingan Rakyat

by Redaksi TM
February 8, 2026
0

Bursel, TM – Kinerja Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Buru Selatan (Bursel) kembali menjadi sorotan. Tokoh muda Bursel, Musa...

Ilustrasi Mati Lampu

Ambon Gelap Berjam-Jam, Warga Protes Pemadaman Listrik Tanpa Penjelasan dari PLN

by Redaksi TM
February 7, 2026
0

AMBON, TM – Pemadaman listrik yang terjadi hampir di seluruh wilayah Kota Ambon, Maluku, pada Sabtu (7/2/2026), memicu protes dari...

Next Post
Musrembang Kesui Watubela

Musrenbang Kecamatan Kesui Watubela 2025 Hasilkan Enam Program Prioritas Pembangunan 2026

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kantor Bank Maluku-Maluku Utara

SPPD Direksi Bank Maluku tak Wajar, Juga Fiktif, RUMMI Desak Polda Maluku Selidiki Kasusnya

April 10, 2025
Gafur Retob

Diingatkan Jangan Main Pindahkan Pedagang, LBH Muhammadiyah: Pemkot Ambon Siapkan Dulu Alternatifnya

April 15, 2025
Saleh Souwakil, Pengurus IMM Maluku

Kejaksaan Tinggi Diminta Usut Proyek Renovasi Rumah Jabatan Gubernur Maluku

March 9, 2025
Dialog Pemuda Muhammadiyah Maluku

Krisis Sampah di Ambon Makin Parah, Ketua KNPI Maluku:Cocok Dijuluki Ambon Badaki

April 12, 2025
LBH Fakultas Hukum Unpatti Raih Akreditasi B, Perkuat Komitmen Layanan Hukum Berkualitas

LBH Fakultas Hukum Unpatti Raih Akreditasi B, Perkuat Komitmen Layanan Hukum Berkualitas

0
Unpatti Kukuhkan Lima Guru Besar, Angkat Isu Perikanan dan Bahasa Inggris

Unpatti Kukuhkan Lima Guru Besar, Angkat Isu Perikanan dan Bahasa Inggris

0
Freddy Leiwakabessy, Rektor Unpatti

59 Peserta Ikuti Diklatsar Menwa Universitas Pattimura di Rindam XV Pattimura

0
Unpatti Gelar Seminar Eksplorasi Minyak dan Gas di Maluku

Unpatti Gelar Seminar Eksplorasi Minyak dan Gas di Maluku

0
Buka Pengukuhan Muhammadiyah  Aru, Ini Harapan Bupati Timo

Buka Pengukuhan Muhammadiyah Aru, Ini Harapan Bupati Timo

February 9, 2026
Wali Kota Tegaskan Komitmen Wujudkan Sekolah Ramah Anak dan Inklusif

Wali Kota Tegaskan Komitmen Wujudkan Sekolah Ramah Anak dan Inklusif

February 9, 2026
Pemda Kepulauan Aru Ajukan Pinjaman Rp80 Miliar, Bupati: untuk Pembangunan dan Tingkatkan PAD

Pemda Kepulauan Aru Ajukan Pinjaman Rp80 Miliar, Bupati: untuk Pembangunan dan Tingkatkan PAD

February 9, 2026
Pendaki Gunung Api Banda Terjatuh, Tim SAR Evakuasi Korban Dini Hari dengan Selamat

Pendaki Gunung Api Banda Terjatuh, Tim SAR Evakuasi Korban Dini Hari dengan Selamat

February 8, 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2024 Akurat, Terpercaya dan Berimbang

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik

© 2024 Akurat, Terpercaya dan Berimbang