DOBO, TM — Belum genap satu tahun menjabat sebagai kepala daerah, Bupati Kepulauan Aru, Tomatius Kaidel, mulai menunjukkan kinerja nyata melalui langkah strategis dengan mendatangkan investor asal Jepang ke wilayah tersebut, Sabtu (31/1/2026).
Kehadiran investor asing ini dinilai sebagai bukti keseriusan kepemimpinan Tomatius dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah serta membuka peluang investasi berskala internasional di Kepulauan Aru.
Tomatius menegaskan, upaya menarik investasi luar negeri merupakan bagian dari komitmennya untuk memperkenalkan Kepulauan Aru ke kancah global, sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat di daerah yang dikenal sebagai Bumi Jargaria.

Menurutnya, Kepulauan Aru memiliki potensi besar di sektor kelautan, perikanan, serta sumber daya alam lainnya yang perlu dikelola secara profesional dan berkelanjutan.
“Walaupun belum setahun mengabdi, kami ingin memastikan Kepulauan Aru tidak berjalan di tempat. Kehadiran investor Jepang ini menjadi langkah awal agar Aru dikenal di dunia dan kesejahteraan masyarakat dapat meningkat,” ujar Tomatius.

Ia menjelaskan, penjajakan kerja sama dengan investor Jepang tersebut masih berada pada tahap awal. Namun demikian, diharapkan kerja sama ini dapat segera berlanjut ke investasi konkret yang mampu menyerap tenaga kerja lokal serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Selain Jepang, Tomatius juga mengungkapkan bahwa sejumlah investor dari Tiongkok (China) turut menunjukkan ketertarikan untuk berinvestasi di Kepulauan Aru.
“Kita harus mendatangkan investor agar membuka peluang kerja bagi masyarakat. Dengan masuknya investasi, pengangguran bisa berkurang. Ini sejalan dengan visi dan misi pemerintahan Tomatius Kaidel dan Moh. Djumpa,” jelasnya.
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru, lanjut Tomatius, berkomitmen menciptakan iklim investasi yang kondusif dengan mengedepankan transparansi, kepastian hukum, serta kemudahan perizinan agar investor merasa aman dan nyaman menanamkan modalnya di daerah.
Ia juga mengajak masyarakat untuk mendukung langkah pemerintah daerah dalam membuka ruang investasi, selama tetap memperhatikan kepentingan lokal serta kelestarian lingkungan.
“Setiap investasi yang masuk harus memberikan manfaat nyata bagi daerah dan tidak merugikan masyarakat,” tegasnya.
Dengan langkah tersebut, Tomatius optimistis Kepulauan Aru dapat berkembang lebih cepat, sejajar dengan daerah lain, serta menjadi wilayah yang diperhitungkan di tingkat nasional maupun internasional. (TM-04)
















