Timesmalukucom
No Result
View All Result
Selasa, April 28, 2026
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
Subscribe
Timesmaluku.com
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
No Result
View All Result
Timesmaluku.com
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
Home Pendidikan

DPRD Soroti Data Guru hingga Masalah Moral Kepala Sekolah

Redaksi TM by Redaksi TM
Januari 14, 2026
in Pendidikan

 

Baca Juga :

Wabup Tanimbar Pantau Langsung Ujian TKA Perdana di SD Saumlaki

Bupati Aru Hadiri Wisuda PSDKU Dobo, Dorong Lulusan Ciptakan Lapangan Kerja

Sambut Hardiknas 2026, Bupati Malra Tekankan Pemerataan Pendidikan

AMBON, TM — Komisi I DPRD Provinsi Maluku menyoroti sejumlah persoalan serius di sektor pendidikan, mulai dari tumpang tindih data guru dan tenaga kependidikan, penempatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), ketidakhadiran peserta seleksi, hingga masalah moral dan kinerja kepala sekolah.

Persoalan tersebut mengemuka dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi I DPRD Maluku bersama Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku serta Plt Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Maluku, Selasa (13/1/2026).

Anggota Komisi I DPRD Maluku, Hasyim Rahayaan, menilai tumpang tindih data guru dan tenaga kependidikan merupakan persoalan teknis yang seharusnya tidak berlarut-larut.

“Ini sebenarnya masalah sederhana. Tinggal koordinasi antara BKD dan Dinas Pendidikan agar data diselaraskan,” kata Hasyim.

Menurut dia, keterlambatan pengambilan kebijakan tidak semestinya dibebankan pada persoalan administrasi semata. Ia menilai masalah utama justru terletak pada pembiayaan dan penganggaran.

Sorotan juga disampaikan Anggota Komisi I DPRD Maluku, Ismail Marasabessy, terkait 15 peserta seleksi PPPK yang tidak mengisi data, termasuk 13 orang yang tidak memenuhi panggilan meski telah dinyatakan lolos seleksi.

“Kami perlu tahu alasannya. Jangan langsung dinilai lalai. Bisa jadi ada persoalan penempatan, terutama di wilayah kepulauan,” ujar Ismail.

Ia menegaskan, penugasan di wilayah kepulauan tidak bisa disamakan dengan daerah perkotaan karena keterbatasan akses dan fasilitas. Pemerintah daerah, kata dia, harus aktif dalam pengambilan keputusan dan tidak sepenuhnya menyerahkan proses kepada Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Anggota DPRD Maluku lainnya, Anos Yeremias, mengungkap adanya laporan masyarakat terkait persoalan moral dan rendahnya tingkat kehadiran sejumlah kepala sekolah di lokasi tugas.

“Kami temukan kepala sekolah yang jarang berada di sekolah, bahkan ada yang bermasalah secara moral. Ini harus dievaluasi secara serius,” kata Anos.

Ia juga menyoroti ketimpangan penugasan guru serta keterlambatan pembayaran gaji, khususnya di wilayah kepulauan dan daerah terpencil.

“Kalau semua ingin di tempat yang nyaman, kapan daerah seperti Wetar, Lirang, Kei Besar, dan Aru bisa menikmati pendidikan yang baik?” ujarnya.

Wakil Ketua Komisi I DPRD Maluku, Edison Sarimanela, meminta BKD membuka data penempatan aparatur sipil negara (ASN) dan PPPK secara rinci dan transparan.

“Kami minta data by name by address. Penempatan guru harus adil, bukan berdasarkan like and dislike,” kata Edison.

Menanggapi hal tersebut, Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku, Sarlota Singerin, menjelaskan terdapat 1.420 guru dan tenaga teknis paruh waktu di Maluku.

Menurut dia, kebijakan ASN paruh waktu merupakan bentuk penghargaan terhadap guru honorer yang telah lama mengabdi.

“Ini bukan penurunan status. Justru ada peningkatan kesejahteraan, dari honor ratusan ribu menjadi sekitar Rp 2 juta lebih,” ujar Sarlota.

Sementara itu, Plt Kepala BKD Maluku, Richce Huwae, menyatakan pengangkatan PPPK paruh waktu mengacu pada Peraturan Menteri PANRB Nomor 16 Tahun 2025.

Pemerintah Provinsi Maluku mengusulkan 2.980 formasi PPPK paruh waktu dengan kebutuhan anggaran sekitar Rp 7,73 miliar per bulan atau Rp 92,86 miliar per tahun.

Ia mengakui masih terdapat ketidaksesuaian penempatan guru dan menyebutkan BKD terus berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan, Kementerian PANRB, serta BKN untuk melakukan penyesuaian.

“Prinsipnya, kami mengupayakan agar guru tetap ditempatkan di sekolah asal,” kata Richce. (TM-02)

Tags: DPRD MalukupendidikanPppk
Previous Post

Diduga Ditolak RSUP Leimena Untuk Berobat, Pasutri Asal Hukurila Tewas Kecelakaan

Next Post

Langgur, Fondasi Keindahan Wisata Puylai Kei Maluku Tenggara

Berita Terkait

Wabup Tanimbar Pantau Langsung Ujian TKA Perdana di SD Saumlaki

Wabup Tanimbar Pantau Langsung Ujian TKA Perdana di SD Saumlaki

by Redaksi TM
April 28, 2026
0

  Saumlaki, TM - Wakil Bupati Kepulauan Tanimbar, dr. Juliana Ch. Ratuanak, MKM, meninjau langsung pelaksanaan Ujian Tes Kemampuan Akademik...

Bupati Aru Hadiri Wisuda PSDKU Dobo, Dorong Lulusan Ciptakan Lapangan Kerja

Bupati Aru Hadiri Wisuda PSDKU Dobo, Dorong Lulusan Ciptakan Lapangan Kerja

by Redaksi TM
April 25, 2026
0

DOBO, TM — Bupati Kabupaten Kepulauan Aru, Timotius Kaidel, menghadiri acara wisuda mahasiswa Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU)...

Sambut Hardiknas 2026, Bupati Malra Tekankan Pemerataan Pendidikan

Sambut Hardiknas 2026, Bupati Malra Tekankan Pemerataan Pendidikan

by Redaksi TM
April 25, 2026
0

  Langgur, TM - Bupati Maluku Tenggara, M. Thaher Hanubun, menegaskan komitmennya terhadap sektor pendidikan dengan menyatakan bahwa pendidikan merupakan...

Next Post
Langgur, Fondasi Keindahan Wisata Puylai Kei Maluku Tenggara

Langgur, Fondasi Keindahan Wisata Puylai Kei Maluku Tenggara

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kantor Bank Maluku-Maluku Utara

SPPD Direksi Bank Maluku tak Wajar, Juga Fiktif, RUMMI Desak Polda Maluku Selidiki Kasusnya

April 10, 2025
Gafur Retob

Diingatkan Jangan Main Pindahkan Pedagang, LBH Muhammadiyah: Pemkot Ambon Siapkan Dulu Alternatifnya

April 15, 2025
Saleh Souwakil, Pengurus IMM Maluku

Kejaksaan Tinggi Diminta Usut Proyek Renovasi Rumah Jabatan Gubernur Maluku

Maret 9, 2025
Dialog Pemuda Muhammadiyah Maluku

Krisis Sampah di Ambon Makin Parah, Ketua KNPI Maluku:Cocok Dijuluki Ambon Badaki

April 12, 2025
LBH Fakultas Hukum Unpatti Raih Akreditasi B, Perkuat Komitmen Layanan Hukum Berkualitas

LBH Fakultas Hukum Unpatti Raih Akreditasi B, Perkuat Komitmen Layanan Hukum Berkualitas

0
Unpatti Kukuhkan Lima Guru Besar, Angkat Isu Perikanan dan Bahasa Inggris

Unpatti Kukuhkan Lima Guru Besar, Angkat Isu Perikanan dan Bahasa Inggris

0
Freddy Leiwakabessy, Rektor Unpatti

59 Peserta Ikuti Diklatsar Menwa Universitas Pattimura di Rindam XV Pattimura

0
Unpatti Gelar Seminar Eksplorasi Minyak dan Gas di Maluku

Unpatti Gelar Seminar Eksplorasi Minyak dan Gas di Maluku

0
Anggota DPRD Maluku, Solichin Buton

Akses Jalan Hative Kecil Masih Tertutup, DPRD Maluku Fasilitasi Mediasi Warga dan PLN

April 28, 2026
aru

Kuota Haji Maluku 2026 Sebanyak 587 Orang, Kepulauan Aru Dapat 7 Jamaah

April 28, 2026
Buka Musda Golkar Tanimbar, Wabup Tanimbar Tekankan Sinergi Politik dan Pemerintah

Buka Musda Golkar Tanimbar, Wabup Tanimbar Tekankan Sinergi Politik dan Pemerintah

April 28, 2026
Pimpin Upacara Hari Otda ke-30, Wabup Tanimbar Tekankan Sinergi Pusat dan Daerah

Pimpin Upacara Hari Otda ke-30, Wabup Tanimbar Tekankan Sinergi Pusat dan Daerah

April 28, 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2024 Akurat, Terpercaya dan Berimbang

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik

© 2024 Akurat, Terpercaya dan Berimbang