Ambon, TM — Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara (Malra) kembali menegaskan komitmennya memperkuat sektor pertanian sebagai penopang utama ketahanan pangan daerah.
Hal ini diwujudkan melalui penyerahan puluhan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada kelompok tani yang berlangsung di Halaman Kantor Bupati Malra, Kota Langgur, Sabtu (29/11/2025).
Bantuan alsintan tersebut meliputi lima traktor besar, enam traktor mini, 30 unit pompa air, 19 gulungan pipa, empat selang hisap, serta delapan jenis benih hortikultura seperti sawi, tomat, dan cabai. Seluruh bantuan diberikan kepada kelompok tani dari berbagai ohoi di wilayah Malra.
Bupati Malra Thaher Hanubun, yang memimpin langsung prosesi penyerahan, menegaskan bahwa bantuan ini merupakan investasi pemerintah untuk meningkatkan produksi sekaligus kesejahteraan petani.
“Seluruh bantuan yang diterima harus dirawat dengan baik dan digunakan secara maksimal,” tegasnya.
Thaher juga menekankan bahwa Pemkab Malra mendukung penuh Astacita Presiden dan Wakil Presiden, khususnya program Swasembada Pangan Nasional dan Makan Bergizi Gratis (MBG).

Ia menjelaskan bahwa kebutuhan pangan untuk program MBG dapat menjadi pasar tetap bagi hasil pertanian lokal, sehingga produksi harus ditingkatkan untuk mengurangi ketergantungan pada pasokan dari daerah lain.
Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Pertanian Malra Joseph Dumatubun memaparkan bahwa Malra memperoleh alokasi APBN 2025 berupa benih jagung 7.500 kg untuk 500 hektare lahan, lima traktor roda empat, 20 unit pompa air, serta fasilitas pengembangan komoditas tanaman pangan hortikultura.
Dumatubun menjelaskan bahwa total pagu anggaran Dinas Pertanian Tahun 2025 mencapai Rp6.578.371.129, yang terdiri dari:
Belanja pegawai: Rp3.469.085.954
Belanja barang dan jasa: Rp2.991.785.175
Belanja modal: Rp117.500.000
Tambahan bantuan enam unit cultivator dari Kementerian Sosial
Adapun belanja barang dan jasa yang disalurkan kepada masyarakat meliputi:
Pengadaan benih dan bibit sayuran Rp445.180.000 untuk 300 kelompok tani di 58 ohoi
Pengadaan pupuk dan obat-obatan Rp232.750.000
Pengadaan bibit ayam petelur Rp435.950.000 untuk 7 kelompok tani
Pengadaan pakan ayam Rp150.000.000
Pengadaan kandang baterai Rp90.000.000
Ia juga memberikan apresiasi kepada Bupati Malra karena telah mengalokasikan Rp250 juta untuk penetapan Peraturan Daerah Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B).
“Regulasi ini penting untuk menjaga keberlanjutan lahan produktif sekaligus menjadi syarat utama pengusulan anggaran ke Kementerian Pertanian,” ujarnya.
Dengan penyerahan alsintan ini, Pemkab Malra berharap kapasitas produksi petani terus meningkat dan mampu memenuhi kebutuhan pangan daerah secara mandiri.(TM-03)
















