Tanimbar, TM – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar mematangkan langkah menjadikan Festival Teluk Saumlaki sebagai penggerak ekonomi sekaligus ajang promosi daerah dalam waktu dekat.
Festival ini tidak hanya dirancang sebagai perayaan budaya, tetapi juga sebagai instrumen strategis untuk menarik kunjungan wisatawan, menggerakkan UMKM, serta memperluas pasar ekonomi kreatif lokal.
Komitmen tersebut ditegaskan dalam rapat strategis bersama BAPERA KKT yang dipimpin langsung oleh Bupati Kepulauan Tanimbar pada Senin (20/4/2026).
Rapat itu menandai dimulainya konsolidasi lintas sektor guna memastikan festival memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Pemerintah daerah menekankan, pelaksanaan festival harus berdampak langsung pada perputaran ekonomi warga, mencakup pelaku usaha kecil, jasa transportasi, hingga sektor kuliner dan kerajinan.

Untuk itu, konsep kegiatan diarahkan pada konten yang mampu menarik minat publik luas sekaligus mengangkat kekuatan budaya khas Tanimbar.
Rapat turut melibatkan pelaku seni dan komunitas budaya, termasuk Sanggar Buce Turlel, guna memastikan festival tetap berakar pada nilai adat namun tetap relevan dengan kebutuhan promosi modern.
Festival ini merupakan inisiatif yang sebelumnya digagas Wakil Bupati dan kini dijalankan secara kolaboratif oleh BAPERA bersama Sanggar Titisonga.
Pemerintah juga membuka ruang partisipasi bagi organisasi kemasyarakatan dan kepemudaan untuk memperluas keterlibatan publik.
Pembahasan mencakup kurasi konten budaya, penguatan identitas lokal, serta strategi promosi agar Tanimbar mampu bersaing sebagai destinasi dengan daya tarik khas.
Selain itu, efektivitas pelaksanaan menjadi perhatian utama. Sinergi antar pemangku kepentingan dinilai sebagai kunci agar festival tidak berhenti pada seremoni, melainkan mampu memberikan dampak ekonomi yang terukur.
BAPERA KKT menyatakan kesiapan menjadi motor penggerak di lapangan, termasuk mengonsolidasikan komunitas dan jejaring pemuda hingga ke tingkat akar rumput.
Dengan persiapan yang terus dimatangkan, Festival Teluk Saumlaki diproyeksikan menjadi panggung penting untuk mengangkat Kepulauan Tanimbar ke tingkat nasional.
Pemerintah berharap momentum ini mampu membuka peluang investasi, memperkuat ekonomi kreatif, serta menegaskan identitas Tanimbar sebagai daerah yang beradat dan bermartabat.(TM-02)
















