Timesmalukucom
No Result
View All Result
Kamis, Maret 5, 2026
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
Subscribe
Timesmaluku.com
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
No Result
View All Result
Timesmaluku.com
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
Home Daerah

Masyarakat Adat Nusaniwe Tolak Proyek Site Radar: Sumber Air Bisa Hilang

Redaksi TM by Redaksi TM
Agustus 21, 2025
in Daerah
DPRD Maluku

DPRD Maluku menggelar rapat bersama TNI-AU, Wali Kota Ambon, dan masyarakat Nusaniwe terkait proyek Site Radar.

Ambon, TM.- Rencana pembangun proyek strategi nasional (Site Radar) untuk keamanan negara, di kawasan Nusaniwe, Kota Ambon, mendapat penolakan keras dari masyarakat adat setempat.

Baca Juga :

Respons Tegas ke Wartawan Soal Kuota Mudik, IJTI Maluku Ingatkan Gubernur Jaga Emosi

Lonjakan Arus Mudik Idul Fitri 2026, Ribuan Penumpang Padati Pelabuhan Yos Soedarso Ambon

Pemkab Aru Dukung Penuh Pelaksanaan TMMD ke-127

Penolakan ini disampaikan langsung oleh Minggus Watilette, Pendiri Lembaga Adat Masyarakat Negeri Nusaniwe, usai mengikuti rapat bersama Komisi I, II DPRD, Pemerintah Kota Ambon, Balai Kehutanan dan Pangkalan Utama Angkatan Udara (Lanud) Pattimura, di Ruang Baileo Rakyat Karang Panjang Ambon, Kamis (21/8/2025).

Dia menjelaskan, Surat Keputusan 1150 yang dikeluarkan oleh Kementerian Kehutanan dan Menkumham kepada Kementerian Pertahanan, samasekali tidak menetapkan lokasi pembangunan Site Radar. Di mana bersifat abu-abu atau samar, karena hanya menyebut 8.42 hektare berada di Provinsi Maluku.

“Nah, setelah ada Analisis dari TNI AU, lalu menetapkan Puncak Gunung Siwang menjadi prioritas untuk pembangunan Site Radar. Jadi hasil analisis dibuat sendiri, di mana hasil perengkingan alternatif Gunung Siwang menjadi yang pertama, namun selama ini pihak Lanud tidak pernah menyampaikan hal itu kepada masyarakat,” kata Watilette.

“Jujur saja, kami tahu bahwa tujuan utama pembangunan itu untuk spot paralayang. Kalau tidak ada spot paralayang, hal itu bukan menjadi pilihan,” tambah dia.

Dia mengatakan, masyarakat adat merasa hak-hak adatnya telah dikebiri oleh pemerintah. Karena selama ini, masyarakat sudah berjuang, bahkan sejak puluhan tahun lamanya untuk mempertahankan hak-hak mereka. Namun kalau tiba-tiba digusur, lantas masyarakat akan mendapat air dari mana lagi.

“Konon, akan dibangun sebanyak 100 perumahan untuk prajurit, belum lagi ditambah site radar. Sementara di lokasi tersebut hanya terdapat satu sumber mata air yang menjadi kebutuhan primer masyarakat adat di sana. Artinya kalau kurang lebih 100 meter akan digusur, maka sumber air akan kering,” ujarnya.

Kalau langkah itu diambil, sambung dia, maka pemerintah tidak hadir untuk masyarakat. Semestinya pemerintah melindungi hak-hak masyarakatnya, termasuk hak adat.

“Satu-satunya sumber mata air itu untuk menghidupi masyarakat Dusun Eri, Air Lou, Negeri Silale dan sebagian masyarakat Latuhalat,” katanya.

Sehingga dengan tegas pihaknya menolak proyek strategi nasional tersebut. Dia menyebut, masyarakat adat tidak pernah alergi dengan infrastruktur pembangunan, namun langkah yang ditempuh harus sesuai mekanisme atau aturan yang berlaku. Karena, lanjut dia, kalau hasil analisis dilanggar sendiri oleh Lanud, lalu negara mau jadi apa?

“Yang pastinya, masyarakat tidak pernah menolak infrastruktur pembangunan dari pemerintah untuk kepentingan negara, tapi pembangunan itu harus juga tunduk pada aturan-aturan yang sudah dikeluarkan,” tegasnya.

Azis Sangkala, Wakil Ketua DPRD Maluku mengatakan, pihaknya sudah melakukan kesepakatan dengan semua unsur terkait, yang mana Walikota Ambon akan mengambil alih mediasi bersama masyarakat, agar secepatnya proyek untuk memastikan keamanan negara itu bisa terlaksana.

“Yang pasti hak-hak masyarakat adat akan menjadi prioritas pemerintah dan wakil rakyat,” katanya.(TM-04)

Tags: kota ambonnusaniweproyek site radar
Previous Post

Unpatti Teken Kerjasama Dengan Perusahaan Pertambangan Emas

Next Post

Soal Lahan Proyek Site Radar di Nusaniwe, Pemkot Ambon Hanya Penengah

Berita Terkait

Respons Tegas ke Wartawan Soal Kuota Mudik, IJTI Maluku Ingatkan Gubernur Jaga Emosi

Respons Tegas ke Wartawan Soal Kuota Mudik, IJTI Maluku Ingatkan Gubernur Jaga Emosi

by Redaksi TM
Maret 5, 2026
0

Ambon, TM – Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Pengurus Daerah Maluku mengimbau Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, untuk lebih mampu mengendalikan...

Kondisi kepadatan arus mudik jelang lebaran di Pelabuhan Yos Soedarso, Ambon.

Lonjakan Arus Mudik Idul Fitri 2026, Ribuan Penumpang Padati Pelabuhan Yos Soedarso Ambon

by Redaksi TM
Maret 5, 2026
0

Ambon, TM – Lonjakan arus mudik menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026 menyebabkan ribuan calon penumpang memadati Pelabuhan Yos Soedarso...

Bupati Aru, Timotius Kaidel dan tim TMMD

Pemkab Aru Dukung Penuh Pelaksanaan TMMD ke-127

by Redaksi TM
Maret 4, 2026
0

  Dobo, TM - Tim Monitoring dan Evaluasi (Wasev) dari Pusat Teritorial Angkatan Darat meninjau langsung pelaksanaan TNI Manunggal Membangun...

Next Post
DPRD Maluku

Soal Lahan Proyek Site Radar di Nusaniwe, Pemkot Ambon Hanya Penengah

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kantor Bank Maluku-Maluku Utara

SPPD Direksi Bank Maluku tak Wajar, Juga Fiktif, RUMMI Desak Polda Maluku Selidiki Kasusnya

April 10, 2025
Gafur Retob

Diingatkan Jangan Main Pindahkan Pedagang, LBH Muhammadiyah: Pemkot Ambon Siapkan Dulu Alternatifnya

April 15, 2025
Saleh Souwakil, Pengurus IMM Maluku

Kejaksaan Tinggi Diminta Usut Proyek Renovasi Rumah Jabatan Gubernur Maluku

Maret 9, 2025
Dialog Pemuda Muhammadiyah Maluku

Krisis Sampah di Ambon Makin Parah, Ketua KNPI Maluku:Cocok Dijuluki Ambon Badaki

April 12, 2025
LBH Fakultas Hukum Unpatti Raih Akreditasi B, Perkuat Komitmen Layanan Hukum Berkualitas

LBH Fakultas Hukum Unpatti Raih Akreditasi B, Perkuat Komitmen Layanan Hukum Berkualitas

0
Unpatti Kukuhkan Lima Guru Besar, Angkat Isu Perikanan dan Bahasa Inggris

Unpatti Kukuhkan Lima Guru Besar, Angkat Isu Perikanan dan Bahasa Inggris

0
Freddy Leiwakabessy, Rektor Unpatti

59 Peserta Ikuti Diklatsar Menwa Universitas Pattimura di Rindam XV Pattimura

0
Unpatti Gelar Seminar Eksplorasi Minyak dan Gas di Maluku

Unpatti Gelar Seminar Eksplorasi Minyak dan Gas di Maluku

0
Rapat paripurna DPRD Maluku dalam rangka pembentukan Pansus pembahasan Ranperda.

DPRD Maluku Bentuk Dua Pansus Bahas Raperda Perangkat Daerah dan Investasi

Maret 5, 2026
Respons Tegas ke Wartawan Soal Kuota Mudik, IJTI Maluku Ingatkan Gubernur Jaga Emosi

Respons Tegas ke Wartawan Soal Kuota Mudik, IJTI Maluku Ingatkan Gubernur Jaga Emosi

Maret 5, 2026
Bupati Aru, Timotius Kaildel mendengar hasil pemaparan hasil pendampingan Prioritas Energi di Aru Tengah.

7 Bulan Bertugas di Aru Tengah, Patriot Energi Ungkap 3 Masalah Prioritas: Air Bersih, Pangan dan Energi

Maret 5, 2026
Kondisi kepadatan arus mudik jelang lebaran di Pelabuhan Yos Soedarso, Ambon.

Lonjakan Arus Mudik Idul Fitri 2026, Ribuan Penumpang Padati Pelabuhan Yos Soedarso Ambon

Maret 5, 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2024 Akurat, Terpercaya dan Berimbang

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik

© 2024 Akurat, Terpercaya dan Berimbang