DOBO, TM — Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru resmi membuka pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SD/MI se-Kota Dobo, Senin (20/4/2026). Kegiatan ini dipusatkan di SD Negeri 6 Dobo dan dibuka oleh Sekretaris Daerah (Setda) Jakob Ubyaan.
Ketua panitia pelaksana yang juga Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Jady Wibowo, menjelaskan bahwa TKA dilaksanakan serentak secara nasional, termasuk di Kabupaten Kepulauan Aru, mulai 20 hingga 30 April 2026. Pelaksanaan dibagi dalam empat gelombang serta satu gelombang khusus.
Sebanyak 151 satuan pendidikan mengikuti TKA tahun ini dengan total 2.235 peserta didik tingkat SD/MI. Dari jumlah tersebut, 94 sekolah melaksanakan ujian secara mandiri, sementara 58 lainnya menumpang di satuan pendidikan terdekat.
“Moda pelaksanaan yang dipilih adalah sistem online penuh, dan tidak ada satuan pendidikan yang menggunakan moda semi online,” ujar Wibowo.
Ia menambahkan, pelaksanaan TKA didukung oleh 151 proktor, 151 teknisi, serta 210 pengawas yang telah dipetakan berdasarkan kedekatan lokasi sekolah. Selain itu, panitia juga menyiapkan tenaga pendukung untuk memastikan kelancaran pelaksanaan ujian.

Wibowo turut mengapresiasi dukungan pemerintah daerah dan seluruh pihak yang terlibat. Ia mengakui masih terdapat sejumlah kekurangan dalam pelaksanaan, namun berkomitmen untuk terus melakukan perbaikan.
“Kami berkomitmen memperkuat fondasi transformasi sumber daya manusia yang sehat, cerdas, dan sejahtera,” ujarnya.
Dalam sambutannya, Setda Jakob Ubyaan menegaskan bahwa TKA merupakan langkah strategis untuk memetakan kemampuan akademik siswa secara objektif. Ia menekankan bahwa tes ini bukan sekadar ajang mencari nilai tertinggi.
“Tes ini adalah instrumen penting untuk memetakan kualitas pendidikan, menumbuhkan budaya kompetisi yang sehat, serta menjadi bahan evaluasi bagi tenaga pendidik,” kata Ubyaan.
Menurutnya, hasil TKA akan menjadi dasar bagi pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan pendidikan yang lebih tepat sasaran ke depan.
Pemerintah daerah, lanjut dia, berkomitmen memastikan setiap anak memperoleh akses pendidikan yang berkualitas.
Ia juga berpesan kepada para peserta didik untuk mengedepankan kejujuran selama mengikuti ujian.
“Prestasi itu penting, tetapi kejujuran jauh lebih utama. Kerjakan soal dengan percaya diri, teliti, dan penuh tanggung jawab,” ujarnya.
Pelaksanaan TKA ini diharapkan menjadi momentum untuk meningkatkan mutu pendidikan dasar di Kabupaten Kepulauan Aru sekaligus memperkuat karakter peserta didik sejak dini.(gafar bahta)













