DOBO, TM.– Puluhan mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Pasapua Ambon asal Kabupaten Kepulauan Aru menggelar aksi demonstrasi di Bundaran Tugu Cenderawasih, Dobo, Selasa (26/8/2025).
Aksi yang berlangsung sejak pukul 16.25 hingga 17.35 WIT itu digelar oleh mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Aru dan Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Aru.
Mereka menuntut Pemerintah Daerah (Pemda) Aru segera melunasi tunggakan uang semester mahasiswa.
Koordinator aksi, Hamja Kaidel, Sekretaris Umum HMI Cabang Aru, dalam orasinya menilai Pemda kurang responsif terhadap kesulitan mahasiswa asal daerah itu.
“Jangan hanya sibuk dengan pembangunan fisik, sementara pendidikan anak daerah terbengkalai. Tunggakan uang semester ini harus segera diselesaikan. Karena keterlambatan, sejumlah mahasiswa Aru terancam tidak bisa ikut kuliah dan ujian,” tegas Kaidel.
Menurutnya, anggaran untuk biaya kuliah mahasiswa sebenarnya sudah disiapkan sejak 2019, namun hingga kini belum dilunasi. Akibatnya, sebagian mahasiswa bahkan dipulangkan oleh pihak kampus Pasapua.
Dalam aksi itu, mahasiswa membawa poster bertuliskan sindiran: “Bazar Papeda Bungkus untuk Menyelesaikan Utang Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Aru di Kampus STIKES Pasapua Ambon.”
Kaidel menjelaskan, bazar tersebut merupakan aksi simbolis mahasiswa membantu Pemda Aru agar bisa membeli tiket ke Ambon untuk bertemu langsung dengan pihak kampus.
“Kami bahkan meminta sumbangan dari pejalan kaki, kendaraan roda dua maupun roda empat. Ini bentuk sindiran bahwa Pemda seolah tidak punya anggaran untuk ke Ambon menyelesaikan masalah ini,” ujarnya.
Para mahasiswa menegaskan, jika dalam waktu dekat tidak ada langkah konkret dari Pemda Aru, mereka akan kembali turun ke jalan dengan aksi yang lebih besar.(TM-04)