AMBON, TM — Bentrok antar pemuda terjadi di kawasan lorong layanan samping RSUP Dr. J. Leimena, Kecamatan Teluk Ambon, Kota Ambon, Maluku, Rabu malam (11/2/2026).
Peristiwa tersebut mengakibatkan dua warga mengalami luka akibat busur panah, sementara sejumlah korban lainnya mengalami luka ringan.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 23.50 WIB dan melibatkan sejumlah pemuda dengan warga setempat di sekitar lokasi kejadian.

Dua korban yang terkena panah adalah YM dan MA, warga lorong layanan samping RSUP Dr. J. Leimena. Selain itu, LH juga mengalami luka gores pada pergelangan tangan kanan akibat kejadian tersebut.
Berdasarkan keterangan korban LH (22), peristiwa bermula sekitar pukul 23.25 WIB saat dia menjemput rekannya, IH untuk kembali ke tempat tinggalnya di kecamatan salahutu, Maluku Tengah.

Saat tiba di kos-kosan Amoireza, lorong layanan RSUP Leimena, keduanya dihampiri YM yang menanyakan asal mereka. Setelah bertanya, YM bersama rekannya diduga melakukan pemukulan terhadap LH dan IH.
Keduanya kemudian menuju Wailela Atas untuk melaporkan kejadian tersebut kepada PR alias Laka, rekan mereka. PR bersama LH selanjutnya kembali ke lokasi untuk menanyakan permasalahan yang terjadi.
Namun setibanya di lokasi, terjadi adu mulut yang kacau balau. Dalam situasi tersebut, salah satu warga mengeluarkan senjata tajam dan melukai LH di bagian tangan kiri.
Merasa terancam, PR kemudian menuju kawasan Pemda III dan menceritakan kejadian tersebut kepada sejumlah rekannya. Sekitar 10 orang kemudian mendatangi lokasi dan bentrokan pun tidak dapat dihindari.
Versi lain disampaikan MA (23), warga setempat. Ia mengaku sempat menanyakan asal usul dua pemuda tersebut dan terjadi kesalahpahaman yang berujung pada pemukulan. Tak lama kemudian, PR datang bersama sejumlah orang dan melakukan penyerangan.
Dalam kondisi terdesak, korban mengaku mengambil parang untuk membela diri. Pada saat yang sama, ia terkena panah di bagian paha kiri.
Mendapatkan laporan ringkasnya, personel Polsek Teluk Ambon tiba di lokasi sekitar pukul 23.40 WIT. Polisi langsung mengamankan tempat kejadian perkara (TKP), mengevakuasi para korban ke RSUP Dr. J. Leimena, serta membubarkan massa yang terlibat bentrokan.
Akibat kejadian tersebut, YM mengalami luka panah di bagian bahu belakang, sementara MA terkena panah di paha kiri. LH juga mengalami luka gores di tangan.
Seluruh korban saat ini menjalani perawatan medis di RSUP Dr. J. Leimena. Sementara itu, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti terjadinya bentrokan dan pihak-pihak yang terlibat dalam kejadian tersebut. (gafar)
















